Angkasa Pura 2

Kecelakaan Transportasi Udara Terbanyak di Jawa dan Papua

LitbangSelasa, 21 Februari 2017
IMG20170221105533

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Hingga saat ini, dari seluruh musibah kecelakaan transportasi udara, terbanyak di Jawa dan Papua.

Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Perhubungan (Kemhub) Agus Santoso, berdasarkan hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), faktor penyebab kecelakaan transportasi udara antara lain faktor manusia (67,12%), teknis (15,75%), lingkungan (12,33%), dan fasilitas (4,79%).

“Untuk di Papua, kecelakaan transportasi udara banyak terjadi pada jenis bandar udara airstrip yang masih memiliki infrastruktur terbatas,” jelas Agus dalam pembukaan Forum Group Discussion (FGD) Keselamatan Transportasi Udara “Mencari Solusi terhadap Accident dan Serious Incident” di Jakarta, Selasa (21/2/2017).

Pada 2016 diaaebutkan Agus, terdapat 45 kecelakaan transportasi udara yang terdiri dari 19 accident yaitu kecelakaan yang menimbulkan kerugian dan 26 serious incident yaitu kecelakaan yang tidak menimbulkan kerugian namun merupakan kejadian yang sangat serius.

“Padahal pada tahun sebelumnya, hanya terdapat 28 kecelakaan transportasi udara yang meliputi 11 accident dan 17 serious incident,” ungkap Agus.

Untuk itulah dilaksanakan FGD Litbang itu, yang bertujuan untuk memeroleh masukan dan solusi preventif mencegah terjadinya kecelakaan transportasi udara.

Dalam kegiatan tersebut, dihadirkan enam pembicara dan sembilan pembahas yang kompeten pada bidang transportasi udara.

“Keselamatan transportasi tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah, tetapi dibutuhkan adanya partisipasi dan koordinasi dari para stakeholders terkait seperti operator pesawat, pengelola bandar udara, dan penyedia jasa terkait industri penerbangan lainnya, serta masyarakat secara luas,” kata Agus. (omy)

loading...