Angkasa Pura 2

Surya Semesta Internusa Akan Jual 22,5% Saham Tol Cipali Ke Astratel Nusantara

Ekonomi & Bisnis KoridorJumat, 24 Februari 2017
Tol-Cipali-Cikopo-Palimanan

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Manajemen PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mengaku penjualan saham konsensi jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) masih menunggu persetujuan pemegang saham. Jika disetujui, maka perseroan akan menggenggam 15 persen hasil penjualan pada tahun ini.

Hubungan Investor Surya Semesta, Erlin Budiman mengatakan, rencana penjualan 22,7 persen saham Cipali kepada PT Astratel Nusantara memerlukan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

“Penjualan saham Cipali menunggu persetujuan RUPSLB pada 22 Maret 2017. Saya kira investor pasti setuju dengan rencana ini. Polling investor baru keliatan 27 Februari,” ujarnya di Hotel Gran Melia, Kamis (23/2).

Erlin menjelaskan, saham tol Cipali yang digenggam Surya Semesta melalui anak usahanya memiliki harga jual kotor senilai Rp2,3 triliun.

“Kalau dihitung bersih setelah dipotong biaya dan pajak, kami dapat sekitar Rp1,9 triliun. Namun bertahap, 15 persen dibayar April tahun ini. Sisanya tahun depan,” ungkap Erlin.

Jika dihitung berdasarkan perolehan bersih senilai Rp1,5 triliun, maka pada tahun ini perusahaan berpotensi meraup Rp285 miliar dari hasil penjualan saham tersebut.

Seperti diketahui, Surya Semesta melego saham konsesi tol Cipali milik PT Karsa Sedaya Sejahtera, entitas anak perseroan, dalam PT Baskhara Utama Sedaya dan hak atas kepentingan utang.

Adapun kepentingan utang tersebut dimiliki Karsa Sedaya terhadap Baskhara Utama dan PT Lintas Marga Sedaya, entitas anak dari Baskhara Utama yang 45 persen sahamnya dimiliki oleh Baskhara Utama.

Dalam perjanjian pertama, pihak yang bertransaksi adalah Karsa Sedaya selaku penjual dan Astratel Nusantara selaku pembeli. Adapun nilai transaksi disepakati sebesar Rp2,34 triliun. (della/sumber cnnindonesia)