Angkasa Pura 2

Bandara Letung Dibangun ‘Patungan’ Pemerintah Pusat dan Daerah

BandaraMinggu, 26 Februari 2017
IMG_20170226_194757

ANAMBAS (BeritaTrans.com) – Bandara Letung, Anambas, Kepulauan Riau dibangun dengan biaya patungan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Bertujuan meningkatkan konektivitas dari dan ke Kepulauan Anambas yang membawahi tujuh Kecamatan berpenduduk 47 ribuan orang.

Untuk sisi udara, pembangunan sepenuhnya diongkosi Pemerintah Pusat. Sedangkan sisi darat dibangun melalui anggaran Pemkab Anambas dan Pemprov Kepri.

Menurut Kepala Satuan Pelaksana Bandara Letung Ariadi, pembangunan dimulai pada tahun 2014 dan masih terus dikembangkan hingga saat ini.

“Sejak November 2017 bandara Letung mulai melayani penerbangan Perintis satu kali seminggu, menggunakan pesawat Dornier 228 kapasitas 15 orang,” kata Ariadi di Anambas, Minggu (26/2/2017).

Pembangunannya yang memasuki tahap II ini dikatakan Ariadi, diharapkan akan rampung sesuai target dan diresmikan pada Aprik 2017 oleh Presiden RI.

“Pada tahap II Ini dilakukan perpanjangan landasan pacu dari 1.200 menjadi 1.430 untuk selanjutnya diproyeksikan hingga 1.650. Dengan begitu maka akan mampu didarati pesawat jenis ATR-72,” kata Ariadi.

Diharapkan nantinya akan bisa menerbangkan rute Letung-Batam, asalkan ada stasiun pengisian bahan bakar Pertamina untuk memudahkan pengisian avtur pesawat.

Diakui Bupati Anambas Abdul Haris, potensi besar peningkatan transportasi udara ini sangat baik. Namun begitu harus didukung juga dengan transportasi lainnya.

“Nantinya akan terintegrasi dengan kendaraan penghubung dan kapal penyeberangan,” tutur Haris.

Pendanaan

Untuk pendanaan pembangunan sisi darat bandara Letung, ditambahkan Haris sudah menggelontorkan hingga Rp50 miliar.

“Untuk tahun ini pembebasan lahan senilai hingga Rp1 miliar,” ungkap dia.

Sedangkan dari pemerintah pusat, anggaran yang sudah diturunkan untuk pembangunan sisi udara hingga Rp200 miliar. (omy)