Angkasa Pura 2

Dirjen Pudji: Pengelolaan Anggaran Jangan Bocor

KoridorRabu, 1 Maret 2017
IMG_20170301_105233

JAKARTA (beritatrans.com) – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Pudji Hartanto mengingatkan jangan sampai terjadi kebocoran dalam pengelolaan anggaran, termasuk ada pungli dan korupsi.

“Tahun ini tantangan yang dihadapi oleh Ditjen Perhubungan Darat akan semakin berarti,” kata Dirjen Pudji di Jakarta, Rabu (1/3/2017).

Dirjen Pudji mengatakan, pengelolaan anggaran tahun 2017 harus lebih optimal sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat.

Pada Tahun Anggaran 2017, terdapat beberapa kegiatan yang menjadi isu strategis Ditjen Perhubungan Darat, antara lain pengelolaan dan penyelenggaraan Terminal Penumpang Tipe A dan Jembatan Timbang serta Peningkatan Kapasitas dan Pelayanan melalui pembangunan prasarana terminal, pelabuhan penyeberangan dan angkutan perintis.

“Tidak pernah bosan, saya sampaikan kepada teman-teman pengelola anggaran, bahwa uang yang digunakan adalah uang rakyat, ada pertanggungjawabannya. Jangan sampai terjadi kebocoran dalam penggunaannya, jangan sampai ada pungli dan korupsi di dalamnya,” ujarnya.

Dia menambahkan pihaknya mengedepankan tindakan preventif untuk mengeliminasi kerugian negara, sebelum muncul kejadian yang tidak diinginkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Perhubungan menganggarkan Rp4,27 triliun pada tahun 2017 untuk Ditjen Perhubungan Darat. Anggaran tersebut terdiri dari pembangunan prasarana jalan dan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP), perlengkapan jalan dan subsidi operasional. (Aliy)

loading...