Angkasa Pura 2

Optimalkan Kinerja, Ditjen Udara Optimistis Serapan Anggaran 2017 Sesuai Target

Bandara Ekonomi & Bisnis KokpitKamis, 2 Maret 2017
IMG_20160819_093945

JAKARTA (BeritaTrans.com) -Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso optimistis penyerapan anggaran tahun 2017 di jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan mencapai target dengan mengoptimalkan kinerja.

Pada tahun 2017 ini, Ditjen Udara mendapatkan pagu anggaran Rp8.916.554.525.000. Sedangkan target daya serap anggaran di Kementerian Perhubungan yang telah ditetapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada tahun ini di atas 90 persen.

“Menurut data Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan, laporan realisasi belanja Satuan Kerja per jenis belanja di Ditjen Udara hingga Maret 2017 mencapai Rp308.026.647.995 atau 3,45 persen dari pagu anggaran. Kami optimis pada akhir tahun nanti realisasi belanja kami bisa mencapai 90 persen atau lebih,” jelas Agus di Jakarta, Kamis (2/3/2017).

Disebutkan Agus, tahun ini, pihaknya memiliki 172 Satuan Kerja (Satker). 153 Satker Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU). Satker di masing-masing Ditektorat, 10 Satker Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU), 1 Satker Badan Layanan Umum Balai Kesehatan Penerbangan, 1 Satker Balai Teknik Penerbangan, 1 Satker Badan Layanan Umum Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan dan 1 di kantor pusat Ditjen Udara.

“Sedangkan berdasar jenis belanja, terdapat sembilan jenis belanja yaitu belanja Pegawai, Barang, Modal, Beban bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan sosial, Lain-lain dan Transfer,” tutur Agus.

Secara terbuka dikemukakan Agus, hingga Maret 2017, untuk belanja Pegawai sudah terealisasi sebanyak Rp110.840.577.661 atau 13,76 persen dari pagu anggaran Rp805.478.358.000.

Belanja Barang, terealisasi Rp80.022.309.334 atau 3,27 persen dari pagu Rp2.448.819.732.000. Sedangkan untuk belanja Modal terealisasi Rp117.163.761.000 atau 2.07 persen dari pagu anggaran Rp5.662.256.435.000,-.

“300 proses lelang pekerjaan di lingkungan Ditjen Udara juga sudaj terselenggara dengan nominal keseluruhan Rp2.075.678.598.075,” ungkap Agus.

Rinciannya adalah 61 lelang sudah selesai dilaksanakan senilai Rp477.967.557.000, sebanyak 235 lelang sedang berjalan senilai Rp1.582.099.933.075, dan empat lelang diulang senilai Rp15.611.108.000. (omy)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari