Angkasa Pura 2

10% Anggaran Kemhub 2017 Untuk Bangun Infrastruktur Transportasi Papua

Bandara Dermaga Emplasemen KoridorSenin, 6 Maret 2017
Menhub Talk Show RRI

JAKARTA (Beritatrans.com) – Tahun 2017 ini 10% anggaran Kementerian Perhubungan (Kemhub) akan dipakai untuk membangun transportasi di wilayah Papua. Daerah paling timur Indonesia itu akan dibangun dan diberdayakan guna mempercepat pembangunan dan pemerataan hasilnya ke seluruh Indonesia.

“Pembangunan ini meliputi 8 Bandara, beberapa diantaranya di Asmat dan Ilaga, serta pembangunan air traffic controller (ATC),” kata Menhub Budi Karya dalam diskusi dan talk show di Pro3 RRI seperti dikutip Beritarrans.com dari @kemenhub151, Senin (6/3/2017).

Oleh karena itu, kata Menhub Budi Karya, perlu adanya solusi bersama yang solutif, karena hal ini juga menjadi masalah bagi beberapa kementerian lainnya. Masalah Papua harus dibahas dan diselesaikan bersama, bukan hanya Kemhub kendati itu terkait masalah transportasi.

Dia menyebutkan, pembebasan lahan merupakan salah satu hambatan dalam pembangunan sarana dan prasarana transportasi di Papua. “Untuk membangun akses jalan, bandara, pelabuhan dan lainnya praktis membutuhkan pembebasan lahan. Oleh karenanya harus diatasi dan diselesaikan bersama lintas kementerian,” papar Menhub lagi.

Bangun Rumah Logistik

Mantan Dirut AP II itu menyebutkan, untuk dukung distribusi barang dan jasa yang lebih merata termasuk ke Papua, Kemenhub akan bangun Rumah Kita (rumah logistik) yang akan mendistribusikan bahan pokok secara bertahap dan berkelanjutan.

Kemhub sudah mulai membuka Trayek Tol Laut, yaitu kapal-kapal yang melintasi daerah paling barat Indonesia ke timur Indonesia secara berkelanjutan. Saat ini beberapa trayek tol laut sudah berjalan efektif, termasuk KM Camara yang mengangkut sapi potong dari NTT ke Surabaya, Cirebon dan Jakarta secara periodik.

Ditambahkan Menhub Budi Karya, tidak terjadi keseimbangan distribusi muatan barang dari asal dan tujuan sehingga biaya logistik menjadi terlalu tinggi.

“Peran infrastruktur transportasi laut dan penyeberangan harus dioptimalkan dalam mendukung konektivitas antar pulau di Papua dan beberapa daerah lain di Indonesia,” tegas Menhub Budi Karya.(helmi)