Angkasa Pura 2

Kapal Sabuk Nusantara 46 Tak Layani Lagi Pelabuhan Sunda Kelapa-Kepulauan Seribu

DermagaSelasa, 7 Maret 2017
sabuk nuasntara 46

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemhub) mengemukakan berencana tidak mengoperasikan lagi kapal KM Sabuk Nusantara 46 di Pelabuhan Sunda Kelapa dengan destinasi Kepulauan Seribu.

“Kapal itu akan diganti dengan kapal lebih bagus, sehingga lebih prima melayani warga Jakarta,” ungkap Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Bay M Hasani kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans, Selasa (7/3/2017).

Dia mengemukakan KM Sabuk Nusantara 46 akan dialihkan lintasan perintis lainnya. Sedangkan kapal pengganti itu akan segera dioperasikan di lintasan Sunda Kelapa- Kepulauan Seribu. “Secepatnya dioperasikan,” tegasnya.

Mengenai operator kapal tersebut, “tetap Pelni operatornya karena merupakan bagian dari penunjukan operator kapal perintis sesuai Peraturan Presiden,” jelas mantan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok itu.

2 KAPAL SETOP OPERASI
Sebelumnya, BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans memberitakan dua kapal yang dioperasikan PT Pelni yakni KM Sabuk Nusantara 46 dan KM Expres Bahari 3B diketahui setop sementara pelayaran di lintas Pelabuhan Sunda Kelapa-Kepulauan Seribu.

Di dermaga Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Rabu (1/4/2017), hanya terdapat KM Sabuk Nusantara 46 sandar. Sedangkan kapal Expres Bahari 3B tidak terlihat di sana.

Seorang pekerja di dermaga tersebut mengemukakan sekitar seminggu ini dua kapal tersebut tidak melayani pelayaran. “Saya juga tidak tahu apa penyebabnya,” tutur pekerja itu.

Dia juga mengemukakan selama ini kedua kapal tersebut kurang peminat. “Pergi dari sini dan kembali ke sini, hanya angkut beberapa penumpang saja. Jadi kapal ini mau beroperasi atau tidak, ya tidak masalah, karena memang sepi penumpang,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sunda Kelapa, Benyamin Ginting, mengemukakan kapal Expres Bahari 3B sedang docking di satu galangan Marunda.

Sedangkan kapal KM Sabuk Nusantara 46 baru kelar docking dan masih menunggu kelengkapan dokumen agar kapal dapat berlayar kembali.

“Kedua kapal itu segera berlayar lagi melayani warga. Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk membantu warga Jakarta dalam mobilitas ke Kepulauan Seribu,” tuturnya.

Karenanya, dia mengutarakan Kementerian Perhubungan akan tetap mensubsidi pelayaran kedua kapal tersebut. “Kalau untuk rakyat ya tidak bicara untung rugi,” ujarnya menanggapi fakta bahwa kedua kapal bertarif murah itu sepi peminat.

Ginting juga menegaskan pihaknya juga berkomitmen untuk menjaga keselamatan pelayaran kedua kapal itu. (wgus).

loading...
  • Tifany Ransa

    YAHHHHHH:((((

  • Fahri alfaiz

    Buat tanggal 19 kapal sabuk nusantara kira2 bisa beroperasi

  • onrust man

    bukan sepi penumpang, tapi memang managemennya payah, sengaja gak mau promosi. Karena ada” sesuatu ” dari pengelola kapal PREDATOR dan sejenisnya yg berlabuh di dermaga ANCOL. Harganya beda jauh bro….. Jadi intinya kKN.

  • pramuka

    ada unsur mempersulit, buat apa dipermudah bila bisa dipersulit !!! Mentalnya pegawai korup. Janjinya doang, lebih bagus, mana ??