Angkasa Pura 2

Luhut Tawarkan Temasek Singapura Bangun Storage Tank & Pelabuhan

DermagaSelasa, 7 Maret 2017
2017-03-07 07.22.14

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan kedatangan tamu yang merupakan teman lamanya, Madam Ho Ching, yang juga Chief Executive Officer (CEO) Temasek, perusahaan investasi milik Pemerintah Singapura.

Dalam kunjungan tersebut, Luhut menjelaskan ketertarikan Temasek untuk bisa berinvestasi di Indonesia. Madam Ho Ching menanyakan banyak hal terutama kondisi terakhir politik, keamanan dan ekonomi di Indonesia.

“Kami bicara banyak soal ekonomi, beliau juga memberikan banyak pandangan dan juga beliau tertarik kembali melihat investasi di Indonesia, bahwa Indonesia ini menjadi perhatian dunia sekarang,” ujar Luhut di Kantor Kemenko Maritim Thamrin, Jakarta, Senin (6/3).

Mengenai fokus apa yang menjadi perhatian Singapura, Luhut menjelaskan kepada Ho Ching, Indonesia sedang berfokus dalam pembangunan infrastruktur mulai dari pembangunan pemurnian air, jalan, listrik, bandara dan pertanian.

“Presiden Jokowi mengarahkan supaya kita untuk nge-push lagi foreign direct investment (investasi langsung), mereka tertarik juga dengan kembali di daerah Batam, Bintan, Karimun area, karena dekat dengan Singapura,” tambah Luhut.

Luhut menawarkan kerja sama kepada Tamasek dalam pembuatan Storage Tank di Pulau Tolok dan Pulau Nipa.

“Tamasek ada peluang untuk ke sana, misalnya buat storage tank. Daerah itu juga kedalaman lautnya dalam, bisa juga dibikin pelabuhan yang dalam tanpa perlu reging,” ungkap Luhut.

Luhut menjelaskan dengan dibangunnya infrastruktur pelabuhan di sana, akan membuat Indonesia menjadi persinggahan alternatif apabila Pelabuhan di Singapura tidak memadai.

“Dan kita berpikir spill over dari Singapura, kalau ada kapal yang sudah kelebihan tidak bisa diakomodir Singapura bisa di kita,” kata Luhut.

Saat ini Indonesia telah menjadi negara yang sangat menarik untuk berinvestasi bagi Singapura, dengan pertumbuhan ekonomi yang baik secara global telah membuat Singapura percaya diri menanamkan investasinya di Indonesia. (lia).