Angkasa Pura 2

Targetkan 2 Juta Wisman ke Joglosemar, Disiapkan 400 Penginapan di Sekitar Lokasi

DestinasiRabu, 8 Maret 2017
22066873795_d3301ece48_b

MAGELANG (BeritaTrans.com – PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC), sebagai pengelola kawasan Borobudur benar-benar serius dalam mendukung program pariwisata dan meningkatkan kunjungannya.

Salah satunya dengan membangun 
homestay di setiap desa yang ada di sekitar Borobudur. Satu desa dibangun 20 kamar homestay. Di sekitar kawasan Borobudur ada 20 desa, maka BUMN ini membangun 400 kamar baru.

“Bulan ini sudah tiga desa yang memiliki homestay baru atau tambahan 60 kamar. Diharapkan di tahun 2017, pembangunan homestay untuk 20 desa bisa tuntas,” jelas Direktur Utama PT TWC Edy Setijono di Jakarta, Rabub(8/3/2017).

Disebutkan Eduy, homestay tersebut benar-benar bangunan baru dengan desain khusus. Bukan meng-upgrade yang sudah ada.

“Kita ingin membuat standarisasi dengan membuat baru sebagai contoh. Kita kejar-kejaran dengan waktu,” kata Edy.

Homestay yang dibangun oleh menelan biaya sebesar Rp70 juta per kamar. Jika satu desa 20 kamar, maka dana yang dikucurkan sebesar Rp1,5 miliar per desa. Dengan biaya sebesar itu, bangunan homestay pun terlihat cantik.

“Homestay dibangun di lahan desa atau tanah milik warga yang bisa dikerjasamakan. Hal ini dilakukan agar masyarakat ikut merasakan kue pembangunan di sektor pariwisata. Masyarakat pun benar-benar disiapkan agar menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan,” tutur dia. (omy)

loading...