Angkasa Pura 2

Ditjen Perhubungan Udara Konsen Rampungkan Pembangunan 14 Bandara

BandaraJumat, 10 Maret 2017
FB_IMG_1488942274874

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemhub) saat ini konsen merampungkan 14 bandara yang tersebar di pinggiran Indonesia baik barat maupun timur.

Menurut Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, ke-14 bandara tersebut beberapa diantaranya sudah mulai dibangun sejak tahun 2014 dan ditargetkan maksimal rampung 2020.

“Pembangunan bandara dilakukan utamanya untuk mempermudah akses mobilitas masyarakat setempat dan meningkatkan konektivitas,” jelas Agus ditulis, Jumat (10/3/2017).

Namun begitu, lanjut Agus, bandara dibangun juga dilakukan dengan beberapa fungsi lainnya, seperti mendukung peningkatan pariwisata dengan kemudahan konektivitas, kemanusiaan, pertahanan negara, dan industri.

Ke-14 bandara itu diantaranya bandara Kertajati (Majalengka) 2013-2017. Bandara Letung (Anambas) 2014 dan ditargetkan rampung 2017. Bandara Tebelian (Sintang) 2014-2017. Bandara Maratua (Berau-Kaltim) 2014-2017).

Selanjutnya bandara Tambelan 2014-2019, Muara Taweh (Barito Utara) 2010-2018. Bandara Samarinda (Kalimantan Timur) 2014-2018. Bandara Namniwel (Pulau Buru) 2014-2017. Bandara Pantar (Alor) 2014-2018. Bandara Tambelan (2014-2019.

Bandara Morowali (2014-2017), bandara Buntukunik (Toraja) 2814-2020, Siau 2014-2019. Werur Tambaru 2014-2017, dan Koroway Batu Boven Digoel 2014-2017.

“Pembangunan bandara-bandara tersebut sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo untuk selalu meningkatkan konektivitas di seluruh pelosok Nusantara,” imbuh Agus.

Sebagian bandara yang tengah dibangun iti, terletak di perbatasan dengan negara lain dan ada juga di daerah pedalaman. (omy)

loading...