Angkasa Pura 2

4 Kapal Vietnam & 45 ABK Ditangkap Di Perairan Natuna

Kelautan & PerikananMinggu, 12 Maret 2017
Seorang nelayan asal Vietnam berada di atas salah satu dari tiga kapal yang tertangkap dan diamankan di dermaga Polair Polda Kalbar, Rabu (1/7).

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggunakan Kapal Pengawas Perikanan Hiu Macan Tutul 02 di bawah kendali Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) berhasil menangkap empat kapal asing berbendera Vietnam.

Penangkapan dilakukan saat keempat kapal tersebut sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan di wilayah Indonesia sekitar perairan Natuna, Kepulauan Riau, menurut keterangan pers Direktur Jenderal PSDKP Eko Djalmo Asmadi yang diterima redaksi beritasatu, Sabtu (11/3).

Eko mengatakan empat kapal yang ditangkap terdiri dari KH 91009 TS, KH 96056 TS, 97722 TS, dan KH 95581 TS, dengan jumlah anak buah kapal (ABK) sebanyak 45 orang berkewarganegaraan Vietnam.

“Keempat kapal dan seluruh ABK dikawal ke Pangkalan PSDKP Batam untuk proses hukum oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan,” ujar Eko, sembari menambahkan penangkapan terjadi pada Selasa (7/3) lalu.

Kapal-kapal tersebut diduga melakukan pelanggaran dengan sangkaan tindak pidana perikanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 20 miliar.

Penangkapan keempat kapal tersebut menambah jumlah kapal perikanan ilegal yang berhasil ditangkap oleh armada Kapal Pengawas Perikanan KKP selama tahun 2017.

Sejak Januari sampai dengan awal Maret 2017, telah ditangkap sebanyak 10 kapal perikanan ilegal yang terdiri dari empat kapal berbendera Vietnam, dua kapal berbendera Malaysia, dan empat kapal berbendera Indonesia. (lia).