Angkasa Pura 2

Pembangunan Sky Bridge Terminal Tirtonadi Nyaris Rampung

Emplasemen Koridor LitbangMinggu, 12 Maret 2017
Sky Bridge

JAKARTA (beritatrans.com) – Pembangunan sky bridge atau jembatan penghubung antara Terminal Tipe A Tirtonadi dengan Stasiun Balapan, Solo, Jawa Tengah sudah nyaris selesai, tinggal menyisakan beberapa bagian seperti pemasangan fasilitas lift atau escalator dan beberapa bagian lainnya.

Wartawan beritatrans.com dan Tabloid Berita Trans berkesempatan melihat secara lebih dekat perkembangan pembangunan jembatan penghubung sepanjang sekitar 600 meter tersebut pada awal bulan ini, tepatnya 2-3 Maret 2017. Bersama 20 orang peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Perhubungan, beritatrans.com melihat pembangunan sky bridge yang memasuki tahap finishing.

Sky Bridge_3

Pembangunan sky bridge di sisi area terminal sepanjang 400-an meter sudah selesai, bahkan telah diresmikan pada 27 Desember 2016 lalu oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Saat itu, fasilitas integrasi moda transportasi antara terminal-stasiun itu diresmikan, bersamaan dengan peresmian Terminal Penumpang Tipe A Tirtonadi. Dana pembangunan sky bridge di sisi ini memang berasal dari APBN.

Meskipun telah diresmikan oleh Menhub, sky bridge di sisi terminal masih memerlukan beberapa pengerjaan, terutama bangunan atap yang menghubungkan antara bangunan terminal dengan sky bridge. Sebab untuk mengakses ke sky bridge yang berlokasi di lantai 2 gedung terminal, masyarakat harus melintas area terbuka yang dapat kepanasan dan kehujanan.

Sky Bridge_2

“Rencananya area ini akan kami kerjakan sendiri dan mungkin menggandeng pihak swasta,” kata Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi Kota Solo, Eko Agus Susanto, saat mendampingi kunjungan para peneliti Badan Litbang Perhubungan yang dipimpin oleh Kepala Kepala Bidang Program dan Evaluasi Puslitbang Transportasi Jalan dan Perkeretaapian Ir. Felix Iryantomo.

Sementara sky bridge di sisi Stasiun Kereta Api Balapan, pembangunannya tinggal menyisakan tahap akhir pemasangan lift dan escalator. Sementara bangunan lainnya terlihat telah selesai, bahkan lebih bagus dibandingkan dengan bangunan sky bridge yang berada di sisi Terminal Tirtonadi yang dibiayai oleh APBN tersebut.

Sky Bridge_4

“PT KAI pastinya memiliki dana yang lebih banyak ketimbang pemerintah. Sehingga mereka membangun sky bridge yang lebih bagus,” kata Felix.

Berdasarkan penglihatan beritatrans.com, memang terlihat antara sky bridge yang dibangun oleh pemerintah dengan yang dibangun oleh PT KAI sangat kontras. Sky bridge yang dibangun oleh pemerintah terbuat dari bahan besi dan atap bangunan biasa. Sementara sky bridge yang dibangun oleh PT KAI terbuat dari bahan-bahan stainless dan terkesan lebih kekinian atau modern.

Sky Bridge_1

“Seharusnya ada standarisasi pembangunan sky bridge. Sehingga tidak terkesan beda-beda seperti sekarang ini,” celetuk salah seorang peneliti Badan Litbang Perhubungan. (aliy)