Angkasa Pura 2

Inilah Akar Permasalahan Terkait Taksi Online

KoridorRabu, 15 Maret 2017
IMG20170302155354

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Berdasarkan hasil evaluasi terhadap Uji Publik Revisi PM 32/2016 terkait Taksi Online, diketahui akar permasalahan yang ada di masyarakat.

“Permasalahannya adalah Tarif, Kuota, Pajak dan Sanksi dimana empat hal tersebut sudah tertampung dalam 11 point aturan taksi online pada revisi PM 32/2016,” jelas Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto, di Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Pada poin yang pertama, menurut Pudji, tarif angkutan tertera pada aplikasi berbasis teknologi informasi dan penentuan tarif berdasarkan tarif batas atas/bawah.

Sedangkan pada poin quota, penetapan kebutuhan jumlah kendaraan dilakukan oleh Pemerintah Daerah sesuai domisili perusahaan.

“Selain itu, substansi untuk kepentingan perpajakan pada penyelenggaraan angkutan umum taksi online dikenakan terhadap perusahaan aplikasi sesuai usul dari Ditjen Pajak,” tutur Pudji.

Sedangkan poin terakhir yaitu pemberian sanksi yang dikenakan baik ke perusahaan angkutan umum maupun ke perusahaan angkutan khusus dengan melakukan pemutusan akses sementara terhadap aplikasi sampai dengan dilakukan perbaikan. (omy)

loading...