Angkasa Pura 2

Kerja Sama Pengelolaan Bandara Sesuai Undang-undang

Bandara KokpitJumat, 17 Maret 2017
IMG-20170317-WA0004

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kerja sama pengelolaan bandara menurut Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, sesuai dengan Undang -Undang Penerbangan Nomor 1 Tahun 2009.

“Namun begitu, pelaksanaannya tetap diatur dan ada persyaratannya,” ujar Agus di Jakarta, Jumat (17/3/2017).

Penyelenggara bandara menurut Agus harus memiliki Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) holding, yang juga memenuhi kualifikasi.

“Saat dikasihkan kepada BUBU juga ada persyaratan lagi seperti apakah mencukupi dari segi SDM (sumber daya manusia (SDM), sistemnya, dan lain-lain,” kata Agus.

Selain itu juga BUBU juga harus memiliki commit safety, financial sufficient atau pengelolaan keuangan yang efisien, serta memiliki sertifikat.

“Bandara juga tidak begitu saja diberikan kepada BUBU holding, tetapi hanya kerja sama operasinya saja,” ungkap Agus.

Nantinya BUBU holding bekerjasama dengan bandara yang sudah menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Untuk bandara-bandara di Indonesia Barat dikerjasamakan dengan Angkasa Pura II dan bandara di Indonesia Timur, dengan Angkasa Pura I. (omy)

loading...