Angkasa Pura 2

Menhub: Pelaku Pungli yang Tertangkap Tangan Agar Ditindak Tegas

Aksi Polisi Dermaga SDMSabtu, 18 Maret 2017
IMG-20170318-WA0022

SAMARINDA (BeritaTrans.com) – Terhadap pelaku yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi minta Kepolisian agar tidak segan-segan menindak pelaku segala bentuk pungutan liar.

Menhub juga menyatakan akan melakukan tindakan tegas jika terdapat pegawai Kementerian Perhubungan yang ikut terlibat dalam OTT di Pelabuhan Palaran Samarinda.

“Presiden RI Joko Widodo memberikan perhatiannya terhadap kejadian OTT dan meminta agar kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Menhub di Samarinda, Sabtu (18/3/2017).

Dia menguraikan bahwa kejadian ini merupakan suatu praktek dimana competitiveness dari perekonomian menjadi lemah. Presiden selalu mengingatkan agar dapat mengimprove diri menjadi lebih baik agar tidak ada peristiwa OTT lainnya.

“Oleh karenanya kita support Polri untuk menindaklanjuti kasus ini sampai tuntas,” jelas Menhub.

Menhub berharap kejadian ini dapat menjadi pembelajaran semua pihak serta dapat memberantas praktek pungli dalam pelayanan jasa transportasi.

“Kedepannya kita akan susun aturan baru kepabeanan yang lebih mudah, murah dan diharapkan dapat merangsang iklim investasi yang lebih baik,” ujar Menhub.

Seperti diketahui, tim penyidik Bareskrim Polri melakukan penggeledahan pada hari Jumat (17/3/2017) di empat titik diantaranya Kantor TKBM Komura, PT PSP, Pelabuhan Palaran dengan dugaan adanya pungutan liar ilegal yang menyebabkan tingginya biaya bongkar muat peti kemas.

Dalam penggeledahan tersebut, ditemukan sejumlah fakta adanya pemungutan dengan penambahan biaya yang dibebankan kepada pemilik barang diluar aturan yang ditetapkan.

Terdapat 25 saksi yang sudah diperiksa namun Polri belum merilis nama tersangka karena masih dalam tahap penyidikan kepolisian. (omy)

loading...