Angkasa Pura 2

Avtur Naik, Garuda Minta Kemhub Kaji Tarif Batas Bawah

KokpitKamis, 23 Maret 2017
garuda

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk meminta regulator (Kementerian Perhubungan/Kemhub) mengkaji ulang tarif batas bawah. Selain terjadi persaingan harga yang begitu ketat antar pesawat, perhitungan tarif mesti dikaji karena harga bahan bakar avtur terus naik.

Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo mengatakan, tahun ini harga avtur meningkat ke level 50 sen per liter, padahal pada tahun sebelumnya masih berkisar sekitar 30 sen per liter.

“Kalau perhitungan 30% batas bawah tentu sesuatu regulasi harus lebih baik, sehingga tidak terjadi persaingan harga. Terus terang pendekatan pada regulator sudah dilakukan,” tuturnya di Kantor Pusat Garuda Indonesia, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (22/3/2017).

Menurut Arif, karena harga fuel meningkat maka perhitungan tarif batas bawah dievaluasi ulang. Airline meminta di atas 30% minimal 45%.

“Kalau tahun lalu 38 sen per liter, sekarang sudah 50 sen per liter. Berarti harus evaluasi,” tuturnya. (omy).