Angkasa Pura 2

GINSI: Perlu Paket Untuk Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional

DermagaJumat, 24 Maret 2017
20170324_093645-600x400

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Realisasi impor nasional 70 % merupakan bahan baku industri ,20 % BBM. , 5% barang jadi dan lain lain 5%.

Hal itu diungkapkan Ketua BPP Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI), Rofik Natahadibrata pada Seminar yang deligelar GINSI, Jumat (24/3/2017).

Rofik mengatakan permasalahan yang dihadapi industri nasional yaitu masih belum siap bersaing dengan industri global.

“Karena itu kita mengharapkan pemerintah mengeluarkan paket yang memberi kemudahan bagi industri nasional,” tambah Rofek.

Seminar GINSI dibuka oleh Deputi Menko Perekonomian Edy Putra Irawadi dengan menampilkan pembicara Robert Marbun (Bea Cukai), Oke Nurwan (Kementerian Perdagangan) dan Putu Juli Andika Direktur Akses Pasar Industri internasional. (DJKPAII.

Direktur Kepabeanan Internaasional Ditjen Bea dan Cukai Robert Marbun membahas “Trade Facilitation Agreement (TFA).

Menurut Marbun,TFA sudah ditandatangani 112 negara anggota WTO.Sementara Indonesia belum ikut tandatangan.

Indonesia dharapkan ikut meratifikasi TFA supaya dapat ikut menikmati fasilitas dan kemudahan
dalam melakukan impor / ekspor.
(wilam)

loading...