Angkasa Pura 2

Angkasa Pura II Akan Operasikan Bandara Jawa Barat & Fasilitas Kargo

BandaraSenin, 27 Maret 2017
m iksan tatang

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Operasional Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) akan dikelola PT Angkasa Pura II. Draft kerja sama manajemen antara BUMN tersebut dengan PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dalam proses finalisasi.

“Jadi nanti direktur utama BIJB dan Angkasa Pura II tanda tangan untuk kerja sama pengelolaan bandara. Sedangkan pengelolaan kargo ditandatangani Dirut BIJB dengan PT Angkasa Pura Kargo, yang merupakan anak perusahaan PT Angkasa Pura Ii. Ada dua kerja sama memang,” ungkap Komisaris PT BIJB M Iksan Tatang saat diskusi dengan BeritaTrans.com dan tabloid BeritaTrans di Tangerang.

Dalam konteks kerja sama manajemen itu, dia menjelaskan maka tidak ada kewajiban dari PT Angkasa Pura II untuk menyetorkan dana sebagai penyertaan modal. “PT Angkasa Pura II seperti disewa selama waktu kurun waktu tertentu untuk mengelola bandara. Itu termasuk SDM-nya,” tutur mantan Dirjen Perhubungan Udara tersebut.

Kontrak manajemen itu, Tatang mengungkapkan sesuai arahan dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. “Pelibatan PT Angkasa Pura II dalam kontrak manajemen karena memiliki izin sebagai badan usaha bandar udara (BUBU) sekaligus memiliki pengalaman dan SDM mumpuni,” tutur mantan Ketua Dewan komisaris PT Angkasa Pura II tersebut.

Secara terpisah, Corporate Secretary BIJB, M Wasfan Wahyu, menambahkan kontrak manajemen itu dengan tenggang waktu minimal lima tahun. Sebelum tenggang waktu kerja sama berakhir, maka dapat dibahas lagi apakah kerja sama dapat dilanjutkan ataukan berakhir.

“Saat ini masih dalam proses pembahasan untuk mendapatkan jawaban tepat apakah operasional BIJB menggunakan BUBU PT Angkasa Pura II ataukah PT BIJB membentuk anak perusahaan baru bersama PT Angkasa Pura II, yang akan menjadi BUBU,” jelasnya.

Yang poasti, Wasfan menegaskan kerja sama itu menempatkan PT BIJB mengelola aspek komersial bandara. “Sedangkan mengenai pendapatan PT Angkasa Pura II, bisa saja berupa sharing pendapatan atau ditentukan nilai kontraknya. Hal ini masih juga dalam tahap pembahasan,” tutur mantan General Manager Bandara Sultan Iskandar Muda tersebut.

PEERTENGAHAN 2018
Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Sumadi, menargetkan Bandara Internasional Jawa Barat, di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, operasional pada pertengahan tahun 2018.

“Yang paling utama ialah kesepakatan untuk menetapkan pertengahan 2018 itu sudah bisa dioperasikan,” ungkap menteri, saat meninjau pembangunan BIJB, di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jumat. Semula target itu adalah awal 2018. (awe).