Angkasa Pura 2

Kuliah Umum di PKTJ, Tommy Sebut Indonesia Membutuhkan SDM Profesional Bidang Perkeretaapian

Emplasemen SDMSabtu, 1 April 2017
IMG-20170331-WA0031

TEGAL (Beritatrans.com) – Kuliah Umum dan Pengarahan Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan (Kemhub) Dr. Wahju Satrio Utomo (Tommy) di kampus PKTJ Tegal berjalan lancar dan hangat, Jmat (31/3/2017) kemarin.

Pada kesempatan itu, Kepala BPSDMP menyampaikan rencana penerapan sistem belajhar jarak jauh atau e-learnng yang berlakju efektif mulai 1 April 2017. “Seluruh kampus transportasi harus siap, mulai materi diklat, SDM serta fasilitas pendukungnya harus siap, termasuk di PKTJ Tegal,” kata Tommy.

Orang nomor satu di BPSDMP itu menegaskan, kebutuhan SDM transportasi darat dan kereta api (KA) yang menjadi bidang kajian utama di PKTJ Tegal akan tetap dibutuhkan di Indonesia. “Negeri ini akan membutuhan SDM transportasi darat dan KA yang banyak. Terus tingkatkan kapasitas dan kualitas diklat di kampus PKTJ Tegal,” pesan Tommy.

Pemerintah melalui Kemhub dan sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda), lanjut dia, sangat agresif membangun infrastruktur dan jaringan KA. “Pada saatnya nanti, KA tersebut membutuhkan SDM profesional untuk mengoperasikannya,” sebut mantan Staf Ahli Menhub Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi itu.

IMG-20170331-WA0030

Bangun Jaringan KA 3.256 Km

“Pemerintah kini tengah membangun jaringan KA sepanjang 3.256 km di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Selain itu, pemerintah juga akan menyelenggarakan KA Perintis di 10 lintas,” jelas Tommy.

Dia menambahkan, BPSDMP kini tengah membangun dan meningkatkan diklat SDM transprotasi di 27 kampus di seluruh Indonesia. Termasuk di dalamnya kampus transportasi darat seperti PKTJ ini.

“Kalian semua ditantangan untuk menghasilkan luusan diklat yang baik dan berkualitas sesuai tuntutan dan kebutuhan zaman,” terang Tommy di hadapan civitas academika PKTJ Tegal itu.

Dia menambahkan, kampus-kampus transportasi darat seperti PKTJ yang mempunyai program studi (prodi) transprotasi darat dan perekeretaapian harus terus meningkatkan kualitas diklatnya.

“Kebutuhan SDM transportasi bidang KA makin banyak. Jaringan KA yang tengah dibangun di jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan Papua. Mereka akan membutuhkan SDM profesional yang banyak. Tapi ingat, hanya SDM profesional yang dibutuhkan dan akan tetap eksis di masa mendatang,” tegas Tommy.(helmi)