Angkasa Pura 2

Pemerintah Segera Terapkan Bahan Bakar Standar Euro 4

spbu

JAKARTA (Beritatrans.com) – Pemerintah resmi mengeluarkan aturan mengenai penerapan bahan bakar minyak berstandar Euro 4. Secara bertahap mulai 2018 hingga 2021, seluruh kendaraan yang beroperasi di Indonesia wajib menggunakan BBM dengan standar tersebut.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 20 Tahun 2017 tentang Penerapan Bahan Bakar Standar Euro 4 mengatur semua ketentuan menenai BBM standar internatonal tersebut.

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Karliansyah mengatakan Permen tersebut sudah dikeluarkan pada 10 Maret 2017.

“Pointnya, memberlakukan bahan bakar standar Euro 4, terhitung 18 bulan sejak ditetapkannya Permen LHK ini, untuk kendaraan yang sudah beroperasi dan berbahan bakar bensin,” kata Karliansyah di Jakarta, kemari.

Bagi kendaraan berbahan bensin yang baru diproduksi, pemerintah memberikan waktu dua tahun untuk mulai menggunakan BBM standar Euro 4. Sementara untuk kendaraan baru yang berbahan bakar solar, diberikan jangka waktu empat tahun dari sekarang.

Saat ini BBM yang tersedia di Indonesia masih menggunakan standar Euro 2. Nantinya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk menyediakan BBM standar Euro 4. “Kesepakatannya Pertamina akan menyiapkannya,” ujar Karliansyah seperti dikutip katadata.

Pembahasan aturan wajib Euro 4 ini tidak hanya dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Namun melibatkan kementerian lain seperti Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Perindustrian dan Kementerian BUMN.

Sebelum terbit, kilah Karliansyah, draf Permen ini sudah delapan kali dibahas lintas kementerian yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Sebenarnya, sejak Januari lalu pembahasannya sudah final.

Dalam pembahasan terakhir, semua kementerian dan lembaga sudah sepakat dan mendukung. Tinggal menunggu kesiapan Pertamina menyediakan BBM ini.

Saat itu Kementerian LHK belum bisa menerbitkan Permen ini, karena masih menunggu surat resmi dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Makanya Permen LHK 20/2017 baru bisa keluar pada bulan ini.(helmi/kd)