Angkasa Pura 2

Pengendara Mobil Kena Tagihan Parkir Rp400 Juta

Koridor OtomotifSelasa, 4 April 2017
images-13

DUNDEE (BeritaTrans.com) – Seorang perempuan di Skotlandia, Inggris, diperintahkan oleh hakim untuk membayar tagihan parkir £24.500 atau lebih dari Rp400 juta kepada perusahaan parkir swasta.

Perempuan yang bernama Carly Mackie itu, 28, mengabaikan ratusan tagihan parkir karena memarkir mobilnya di kawasan Waterfront, Dundee, tanpa izin parkir. Ditegaskan oleh Mackie bahwa ia berhak memarkir mobil di lahan itu karena ia tinggal di sana tahun lalu.

Hakim George Way mengatakan tagihan-tagihan parkir itu berasal dari “kontrak sah” dan Mackie wajib membayarnya.

Perusahaan parkir Vehicle Control Services (VCS) membawa perempuan itu ke pengadilan tahun lalu setelah ia tidak membayar tagihan parkir £18.500.
Ia tinggal bersama ayah tirinya yang menyewa apartemen di kawasan Waterfront dan mempunyai fasilitas garasi di kompleks apartemen itu.

Menurut Hakim Way, Mackie memarkir mobil di luar garasi dan sebelumnya menolak membayar izin parkir di dekatnya dengan biaya £40 (Rp665.000) setiap bulan.

Dalam pernyataan tertulis, Hakim Way mengatakan, “Ia mengaku memarkir mobil tanpa izin di tempat yang tercakup di lahan yang dikelola oleh pihak penuntut.”

Berdasarkan undang-undang yang berlaku, tiket parkir yang dikeluarkan oleh perusahaan swasta di lahan parkir swasta tidak digolongkan sebagai denda, tetapi dianggap sebagai pemberitahuan tagihan parkir.

Tagihan parkir itu berbeda dengan Pemberitahuan Tagihan Denda yang dikeluarkan oleh petugas parkir dari pemerintah setempat dan kepolisian.
Pemilik lahan swasta dan perusahaan parkir tidak mempunyai wewenang mengeluarkan Pemberitahuan Tagihan Denda.

Namun jika pengendara mobil memarkir kendaraan di lahan pribadi yang terbatas, ia dapat dianggap menyetujui kontrak dengan pemilik tanah atau pengelola lahan parkir, selama dipasang pengumuman yang memadai tentang tarif parkir. (lia/sumber BC Indonesia).