Angkasa Pura 2

Inilah Kesiapan Sarana dan Prasarana Jelang Arus Mudik Lebaran 2017

Bandara Dermaga Emplasemen KoridorRabu, 5 April 2017
Menhub Budi Karya ke Brexit

JAKARTA (Beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemhub) bersama instansi pemerintah dan swasta terkait sudah menyiapkan antisipasi menyiapkan sarana dan fasilitas untuk mengantisipasi arus mudik Lebaran 2017 akan lebih baik.

Sejumlah sarana yang disiapkan transportasi darat untuk angkutan lebaran Tahun 2017 sebanyak 48.790 Bus yang terdiri dari AKAP, AKDP dan Pariwisata. Jumlah ini naik sebesar 2.312 Bus dari tahun sebelumnya.

“Untuk prasarana, total jumlah terminal yaitu 48 yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara dan Kalimantan,” kata Menhub Budi Karya melalui siaran pers di Jakarta, Selasa (4/4/2017) malam.

Sedangkan untuk angkutan ASDP, lanjut dia, kapal ro-ro yang disiapkan sebanyak 195 kapal dengan 7 lintas yaitu Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Bajoe-Kolaka, Tanjung Api-Api-Tanjung Kelian, Kayangan-Pototano, dan Kariangau-Penajam.

Sementara itu sektor perhubungan laut disiapkan 1.278 kapal dengan rincian 26 kapal Pelni, 28 kapal ro-ro swasta, 74 kapal swasta, dan 1.049 kapal swasta jarak dekat dengan 52 Pelabuhan yang akan dipantau di Indonesia.

Untuk sektor perhubungan udara, jumlah sarana yang disiapkan sebanyak 526 pesawat dari 14 airlines dan 35 Bandara yang dipantau di Indonesia. Untuk peningkatan pelayanan, Menhub berharap adanya penambahan 100-200 penerbangan.

“Kita mengharapkan adanya penambahan flight pada angkutan udara terutama pada rute-rute padat misalnya Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Denpasar,” ujar Menhub.

Sementara untuk sektor perkeretaapian, jumlah rangkaian kereta seluruhnya 1.694 dengan rincian kereta siap operasi sebanyak 1.565 dan 129 kereta cadangan. Untuk prasarana terdapat 9 Daop Kereta Api dan 4 Divre Kereta Api.

Untuk menjamin sektor keselamatan pemudik, Kemenhub telah melaunching dan sosialisasi mudik gratis sepeda motor dengan kereta api pada bulan Maret dan akan melaunching serta sosialisasi mudik gratis sepeda motor dengan truk.

Untuk kelancaran operasi angkutan lebaran, Kemenhub akan membentuk posko angkutan lebaran nasional mulai dari H-10 sampai dengan H+15 atau mulai dari 15 Juni sampai dengan 11 Juli 2017. Pemantauan dilakukan di semua sektor angkutan mulai dari sektor angkutan darat, laut, udara dan perkeretaapian.(helmi)