Angkasa Pura 2

Menpar Bilang untuk Tingkatkan Wisman di 10 Destinasi, Butuh Bandara Internasional

Bandara DestinasiJumat, 7 April 2017
IMG_20170407_104209

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan, untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) di 10 destinasi unggulan Indonesia, dibutuhkan bandara internasional.

“Dengan adanya bandara internasional, memudahkan wisman terbang langsung dari negara asalnya,” jelas Menpar di sela-sela kunjungan ke Perum LPPNPI atau Airnav Indonesia, di Tangerang, Jumat (7/4/2017).

10 destinasi wisata itu diantaranya Mandalika (Lombok), Labuan Bajo, Danau Toba, Tanjung Kelayang, Candi Borobudur, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung, Gunung Bromo, Wakatobi, dan Pulau Morotai.

Saat ini, lanjut Menpar dari 10 destinasi itu, baru beberapa saja bandara internasional yakni Bandara Internasional Lombok, Yogyakarta, Surabaya, dan Jakarta.

“Tahun ini ditargetkan Silangit dan Bangka Belitung akan dijadikan Bandara Internasional,” ujar Arief.

Untuk itu dia mendorong untuk dapat meningkatkan status bandara dan juga jumlah slot penerbangan di beberapa bandara internasional eksisting.

“Untuk penentuan ini melibatkan Kementerian Perhubungan, Maskapai, pengelola bandara, dan Airnav,” ungkap Arief.

Direktur Utama Airnav Indonesia Novie Riyanto mengemukakan kesiapannya untuk mengatur slot penerbangan dengan mengedepankan teknologi dan sistem mutakhir.

“Kami mencatat ada tiga hal yang harus dilakukan yakni perbaikan fisik, peningkatan teknologi, dan pelatihan SDM (sumber daya manusia),” ungkap Novie. (omy)