Angkasa Pura 2

Poltekpel-Pertamina Gelar Bon Voyage Siswa Diklat ETO Transisi Angkatan ll

Dermaga Energi SDMRabu, 12 April 2017
images-1

SURABAYA (Beritatrans.com) – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya menggelar bon voyage siswa Electro Technical Officer ( ETO) Transisi PT.Pertamina Angkatan-II, di Auditorium PoltekpelSurabaya pada hari Selasa (11/4/2017).

Bon voyage ini diikuti 28 orang siswa ETO Transisi angkatan-II. Mereka merupakan karyawan  Pertamina yang sudah bertugas sebagai perwira Electro Technical Officer (ETO) di kapal-kapal Pertanina  dan kini telah menyelesaikan diklat kompetensi kepelautan hasil kerjasama antara Poltekpel Surabaya dengan PT. Pertamina.

Diklat Kompetensi Electro Technical Officer (ETO) Transisi tersebut selama 2 bulan sejak 6 Februari sampai dengan 7 April 2017.

Kegiatan diklat ETO Transisi pada Poltekpel Surabaya secara operasional mencakup kegiatan belajar-mengajar (KBM) dan pembinaan mental moral serta kesamaptaan (PMMK)  Semua program secara integral diarahkan pada perubahan perilaku peserta didik baik yang beraspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik.

Bon voyage ini dipimpin oleh Direktur Poltekpel  Surabaya yang diwakili oleh Wakil Direktur I,  Heri Sularno, MH, M.Mar.E, didampingi oleh segenap jajaran struktural dan fungsional di lingkungan Poltekpel Surabaya.

Turut hadir pada acara bon voyage tersebut untuk memberikan ucapan selamat kepada para siswa yang telah menempuh Diklat Electro Technical Officer (ETO) Transisi, diantaranya Crewing Manager PT. Pertamina dan staf serta  dosen Electro Technical Officer (ETO) Transisi.

Dalam sambutannya, Direktur Poltekpel Surabaya yang diwakili oleh  Heri Sularno, MH, M.Mar.E , menuturkan bahwa para siswa Electro Technical Officer(ETO) Transisi PT. Pertamina Angkatan-II ini merupakan perwira terbaik yang telah menyelesaikan seluruh program diklat kompetensi kepelautan Electro Technical Officer (ETO) Transisi. Diklat ETO Transisi ini hanya diselenggarakan di Poltekpel Surabaya di Indonesia.

Dia menambahkam, sebagai lulusan Diklat ETO yang sangat terbatas di Indonesia, kompetensi mereka sebagai perwira Electro Technical Officer (ETO) tentu sangat berharga dan dibutuhkan oleh perusahaan.

“Sebagai insan perhubungan yang handal dan berkompetensi sesuai standar pendidikan dan tersertifikasi, pengabdian bagi kemajuan transportasi telah dinanti oleh bangsa ini,” tandas Heri.(hms/helmi)