Angkasa Pura 2

Moda Angkutan Udara Diproyeksikan Angkut Pemudik Terbesar Pada Mudik Lebaran 2017

Bandara Dermaga Kokpit KoridorSabtu, 15 April 2017
Antrian-penumpang-di-Bandara-soetta-300x185

JAKARTA (Beritatrans.com) – Kementerian Perhuhungan (Kemhub) memprediksikan  pengguna angkutan umum seluruh moda transportasi pada masa angkutan mudik Lebaran 2017 naik menjadi 19.04 juta orang. Jumlah tersebut naik dari tahun 2016 sebesar 18.16 juta orang.

Data Kemhub menyebutkan, dari jumlah tersebut, moda angkutan udara menjadi angkutan favorit dan paling besar angkut pemudik yaitu 5.40 juta orang, kemudian disusul moda kereta api (KA) sebesar 4.37 juta orang dan bus AKAP di urutan ketiga sebesar 4.32 juta orang.

Selanjutnya moda kapal laut naik menjadi 3.98 juta orang dan moda penyeberangan paling kecil 0.98 juta orang.

Sementara pengguna  kendaraan pribadi juga naik menjadi 3.48 juta unit  dan sepeda motor naik menjadi 6.07 juta unit.

Perlu Manajemen Transportasi

Pengamat transportadi dan Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno meminta pemerintah dan seluruh pihak terkait bisa mengelola dan menyenggarakan angkutan mudik Lebaran 2017 dengan lebih baik.

“Hampir semua moda transportasi naik termasuk pengguna mobil pribadi dan sepeda motor. Jadi, harus ada manajemen transportasi yang baik dan terintegrasi dengan baik,” sebut Djoko menjawab Beritatrans.com, di Jakarta, Sabtu (15/4/2017).

Dia mengingatkan penambahan infratruktur termasuk jalan tol di lihtas Jawa memang makin banyak. “Tapi pertumbuhan pengguna jalan raya juga naik signifikan. Jadi harus dikelola dengan baik agar kemacetan tidak semakin parah,” saran Djoko.

Dia menambahkan beberapa titik kemacetan khususnya moda transportasi darat  harus dijaga dan diantisipasi dengan baik.  Kepadatan arus lalu lintas terutama di lintas Jawa pasti terjadi. Tapi jangan sampai berkembang makin buruk karena kurang antisipasi dari aparat.

“Selain 6 titik kemacetan yang sudah diidentifikasi Kemhub, beberapa exit tol terutama di Brebes dan Pemalang harus diantisipai dan disiapkan dengan lebih baik,” tandas Djoko.(helmi)

loading...