Angkasa Pura 2

Ditpolair Polda Kalsel Tangkap 5 Kapal Di Perairan Tanjung Selatan

kapalmonster5

BANJARMASIN (BeritaTrans.com) – Lima kapal nelayan asal Jawa Tengah, lima orang nakhoda dan 92 orang nelayan diamankan anggota Direktorat Polair Polda Kalsel. Para nelayannya tertangkap basah menangkap ikan menggunakan alat ilegal, trawl atau pukat hela, di sekitar perairan Tanjung Selatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala).

Dalam penangkapan tersebut Direktorat Polairud Polda Kalsel dibantu Direktorat Polairud Mabes Polri dengan Kapal Patroli (KP) Anis Macan-4002. Saat diamankan, Kamis (13/4), kelima kapal nelayan itu sudah berhasil menangkap puluhan ton ikan dari berbagai jenis. Saat ini kapal, nakhoda, ABK dan ikannya dibawa ke Banjarmasin untuk pemeriksaan.

Informasi diperoleh banjarmasin.tribunnews.com, mengungkapkan penangkapan itu berdasarkan laporan dari para nelayan lokal kepada petugas. Karena letak atau posisi kapal nelayan ilegal itu di perairan dalam, maka laporan ini diteruskan ke petugas Direktorat Polairud Polda Kalsel.

Petugas Subdit Gakkum Polair di bawah instruksi Kasubdit Gakkum AKBP Afebrianto bersama KP Anis Macam -4002 langsung bergerak ke lokasi, sekitar perairan Tanjung Selatan, Kabupaten Tala. Tiba di lokasi, petugas melihat puluhan kapal sedang menangkap ikan. Petugas pun langsung melakukan penangkapan.

Direktur Polairud Polda Kombes Gatot Wahyudi, ketika dikonfirmasi via telepon Minggu (16/4) sore, mengatakan lima kapal nelayan asal Jawa itu menangkap ikan di Perairan Tanjung Selatan, Kabupaten Tala.

“Kami temukan puluhan kapal nelayan asal luar sedang melakukan penangkapan. Kami berhasil menangkap lima kapal, tepatnya di titik koordinat 03°59’00″S – 113°45’10″T ,” kata Gatot. (ani).

Foto: ilustrasi