Angkasa Pura 2

Empat Anak Perusahaan Pelindo II Perlu Restrukturisasi

DermagaSelasa, 18 April 2017
20170418_111045-600x400

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sebanyak 4 dari 16 anak perusahaan Pelindo II masuk dalam program restrukturisasi agar menjadi kebih sehat baik permodalan mau pun secara operasional.

Hal itu diungkapkan Direktur Pembinaan Anak Perusahaan (PAP) Pelindo II Riri Syeried Jetta
dalam percakapan dengan BeritaTrans.com dan tabloid mingguan Berita Trans, di kantornya , Selasa (18/4/2017).

Keemapat anak perusahaan yang masuk dalam program restrukturisasi meliputi : PT Pengerukan Indonesia (Rukindo), PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPPI), PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI) dan PT Pengembang Pelabuhan Indonesia (PPI).

Terapi untuk menyehatkan empat anak perusahaan ini bebeda beda sesuai dengan permasalah yang dihadapi. “Rukindo menyangkut permodalan. Sementara JPP , PMLI dan PPI menyangkut operasional,” tambahnya.

Sementara 12 anak perusahaan yang dianggap sehat fokus menggenjot percepatan pengembangan dan tiga di antaranya yang sudah sangat sehat sedang dalam proses Go Publik atau Initial Public Offering (IPO).

Ketiga anak perusahaan yang dalam proses IPO meliputi PT Jasa Armada Indonesia (JAI), PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP)
dan Indonesia Kendaraan Terminal (IKT).

“Kita menargetkan akhir 2017 ke 16 anak perusahaan sudah sehat semua. Tahun 2018 fukus pengmbangan usaha sesuai dengan grand design bisnis anak perusahaan Pelindo II.

Dalam grand design pada pokoknya mengatur setiap bisnis
anak perusahaan tidak saling bertabrakan dan harus menembangkan bisnis di luar wilayah Pelindo II.

Misalnya PTP nantinya hanya menangani multipurpose. Sementara handling petikemas akan ditangani PT Terminal Petikemas Indonesia (TPI).
(wilam)