Angkasa Pura 2

Begini Habib Rizieq Shihab Mencoblos

FigurRabu, 19 April 2017
_95696489_d8810084-cae9-4377-b08a-3b03e93ccfa2

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sekitar pukul 8:15, Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shibab datang ke TPS 17, Petamburan, untuk melakukan pencoblosan.

Dia diiringi sejumlah lelaki berpakaian putih dan bersorban.Ketika sampai di meja TPS, dia langsung berucap, “Tadi udah didaftarin.”

Dia pun diminta langsung duduk mengantre, lapor wartawan BBC Indonesia, Rafki Hidayat.

Namun, tidak sampai 10 detik, dia sudah diminta untuk memberikan suara, melewati orang lain yang telah mengantri lebih dulu.

“Mohamad Rizieq, silahkan,” kata petugas TPS.Rizieq pun maju berdiri, diiringi teriakan “Allahu Akbar, Allahu Akbar. Pasti menang.” Sayup-sayup di belakang saya terdengar suara seorang Ibu-ibu, “wah, bercahaya sekali ya mukanya (Rizieq).”

Usai pencoblosan, kepada wartawan Rizieq menyatakan, “Jika pemilu berjalan jujur dan adil, InsyaAllah akan baik. Kalau ada yang curang, itu bisa mencetus persoalan.” FPI adalah salah satu pendukung gerakan Tamasya Al Maidah.

Ketika wartawan bertanyan tentang dukungannya pada Tamasya Al Maidah, dan berbagai langkahnya dalam menggalang demonstrasi anti-Ahok, Rizieq terdengar agak berang, bernada lebih tinggi.

“Demokrasi tidak melarang siapapun untuk memilih pemimpin yang seagama dengannya.”Rizieq pun pergi berlalu, diiringi Takbir pengikutnya.

TPS tempat Rizieq Shihab mencoblos berlokasi di lapangan parkir Gereja Bethel, Petamburan.

Lokasi TPS 17 ini dipindahkan dari lokasi sebelumnya di jalan Petamburan III,

“karena sempit, dan orang-orang kemarin waktu pencoblosan pertama berpikiran rusuh, padahal nggak,” kata Kiki, salah satu petugas TPS Jalan Petamburan III adalah lokasi markas FPI.

Dari masjid terdekat, lewat pengeras suara terdengar sesekali terdengar seruan “bagi para jamaah, muslimin dan muslimat untuk segera memilih, karena waktunya cuma sampai jam 1 siang.”

Pada pilkada DKI Jakarta Tahap 1, 15 Februari lalu, Paslon nomor urut 2, Ahok-Djarot lah yang menjadi pemuncak di TPS tempat Rizieq memilih ini.

Setelah dihitung 5 kali, Ahok-Djarot tetap unggul dengan 279 suara. Sementara Anies-Sandi 212 suara. Dan Agus-Silvy 38 suara. TPS 17 berlokasi di kelurahan Petamburan, Tanah Abang dan memiliki 746 daftar pemilih tetap.

Sementara itu, sejumlah ‘jemaah’ peserta ‘Tamasya Al Maidah,’ tampak di beberapa tempat.

Di sekitar kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, misalnya, sekitar 30 orang yang mengaku peserta tamasya Al Maidah tampak berjalan-jalan di TPS 1, 2 dan 3 . Sebagian mereka berasal dari Cirebon, Bandung dan Solo.

Mereka mengaku tiba di Jakarta pada Selasa (18/04) malam. “Kami tidur di Masjid Almakmur Tanah Abang,” kata Andi Mulya, yang mengaku dari Cirebon.

Andi berdalih, ia dan kawan-kawannya datang ke TPS Pilkada Jakarta untuk mengawasi jalannya pencoblosan suara. “Kita akan mengawasi sampai selesai. Kita tidak mau ada kecurangan seperti putaran pertama,” katanya kepada Heyder Affan dari BBC, anpa menjelaskan kecurangan-kecurangan dimaksud.

Andi mengenakan penutup kepala, baju panjang warna putih, serta memelihara jenggot. “Kami pendukung Anies-Sandiaga. Di dalam ajaran Islam, tidak boleh memilih calon non-Muslim,” tegas Andi.

Andi dkk terlihat berdiri di luar TPS. “Enggak boleh kita masuk ke dalam,” Andi menekankan. (awe/sumber dan foto: BBC Indonesia).