Angkasa Pura 2

Polisi Selidiki Penembakan Mobil Terobos Razia yang Tewaskan Satu Penumpang

Aksi Polisi KoridorRabu, 19 April 2017
ditembaki-lagi_20170418_214140

JAKARTA (beritatrans.com) – Penyidik Polda Sumatera Selatan menyelidiki kasus penembakan terhadap kendaraan Honda City bernopol BG 1488 ON yang menerobos razia yang digelar oleh Polres Lubuklinggau dan mengakibatkan seorang tewas.

“Sekarang tim dari polda sedang turun menyelidiki di TKP,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto yang dirilis antaranews.com, Rabu (19/4/2017).

Pihaknya pun tidak akan segan menindak anggotanya bila terbukti bersalah. “Prinsipnya saya akan tindak tegas anggota yang bersalah,” katanya.

Mantan Kepala Korlantas Polri itu pun menyampaikan bela sungkawa atas terjadinya peristiwa yang merenggut satu nyawa tersebut.

“Saya turut berduka cita,” katanya.

Agung mengatakan ada prosedur standar operasi dalam menghadapi pengemudi kendaraan yang menolak berhenti saat digelar razia kendaraan.

“Tentu SOP-nya dimulai dengan setop menggunakan tangan. Apabila membahayakan petugas seperti akan menabrak petugas, didahului dengan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali,” katanya.

Sebelumnya, sebuah kendaraan Honda City bernopol BG 1488 ON yang berisi satu keluarga ditembak di Jalan HM Soeharto, Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, pada Selasa siang.

Penembakan tersebut diduga dilakukan usai mobil tersebut menerobos razia yang digelar Polres Lubuklinggau di Jalan Lingkar Selatan.

Mobil mewah itu dikejar polisi namun tak berhasil dikejar. Petugas pun melepaskan tembakan ke arah mobil sehingga mengenai penumpangnya hingga ada seorang yang tewas. Beberapa kaca mobil itu pecah terkena peluru.

Para korban terdiri dari Surini (54), yang tewas di tempat dengan tiga luka tembakan di dada. Sementara empat korban lain kritis, masing-masing anak korban Surini, Dewi (35) tertembak di bahu, Indra (33) tertembak di leher, Novianti (30), bocah Genta (2) terkena tembakan di kepala, dan Diki (30) yang merupakan sopir mobil sekaligus anak angkat korban Surini terluka di perut akibat peluru polisi. (aliy)

Foto: tribunews.com