Angkasa Pura 2

Bandara Lombok Butuh Investasi Rp3,7 Triliun Menuju World Class Airport

BandaraKamis, 20 April 2017
IMG-20170420-WA0015

LOMBOK (BeritaTrans.com) – Menjadi salah satu destinasi pariwisata yang banyak diminati, Lombok Internasional Airport (LIA) terus berbenah, sekaligus untuk mewujudkan World Class Airport.

General Manager (GM) PT Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA) I Gusti Ngurah Ardita mengungkapkan, upaya mewujudkan komitmen tersebut, pihaknya membutuhkan investasi setidaknya Rp3,7 triliun.

“Investasi yang kita rencanakan sejalan dengan kebutuhan, dan kalau mau ideal seperti Bandara Ngurah Rai membutuhkan investasi sedikitnya Rp3,7 triliun, namun kita menyesuaikan dulu dengan rencana jangka pendek,” ujar Ardita, di bandara LIA, Lombok, Kamis (20/4/2017).

AP I lanjut Ardita, membuat skala prioritas dalam pengembangan bandara dengan prinsip efektif dan efisien. Diantaranya dengan membangun apron terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan terminal penumpang.

“Ini sesuai dengan peningkatan kebutuhan dimana LIA makin banyak diterbangi pesawat ukuran besar yang membawa banyak penumpang,” tuturnya.

Ditargetkan pembangunan apron dan terminal penumpang, dapat rampung dan dioperasikan pada akhir tahun ini.

Ardita mengemukakan, saat ini pihaknya juga tengah melakukan pembangunan dua parking stand baru dan ini menjadi salah satu kesiapan bandara menyambut kedatangan pesawat-pesawat dari maskapai internasional untuk singgah di Lombok.

“Itu sebabnya, jika diperpanjang runway dulu akan mubazir. Kami fokus parking stand dan terminal dulu. Untuk terminal domestik sudah kelihatan penuh. Nah kita ingin fungsikan adanya dua parking stand untuk untuk terminal internasional nantinya,” paparnya di sela kegiatan Lokakarya untuk media massa bertajuk Menciptakan Angkutan Antarpulau yang Terkoneksi dengan Angkutan Antarmoda serta Berkeadilan. (omy)