Angkasa Pura 2

Beberapa Penerbangan Citilink Dari Bandara Halim Dibatalkan

KokpitJumat, 21 April 2017
2017-04-21 21.28.14

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Maskapai penerbangan Citilink Indonesia memberikan penjelasan terkait pembatalan penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jumat (24/4/2017).

Pembatalan penerbangan tersebut karena adanya kepadatan aktifitas di Bandara Halim Perdanakusuma. Sehingga, manajemen Citilink Indonesia menyesuaikan jadwal penerbangan dari dan ke Bandara Halim Perdanakusumah.

“Sehubungan dengan adanya kepadatan aktivitas di Bandara Halim Perdanakusuma, maka beberapa penerbangan dari dan menuju bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, mengalami beberapa penyesuaian jadwal,” ujar Corporate Communication Manager Citilink Indonesia Ageng Wibowo dalam keterangannya, Jumat (21/4/2017).

Ageng menuturkan, manajemen Citilink Indonesia meminta maaf terkait pembatalan penerbangan tersebut.

“Kami memohon maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat adanya penyesuaian jadwal tersebut,” katanya.

Menurut dia, Citilink Indonesia juga telah menginformasikan kepada para calon penumpang yang ingin melakukan perjalanan pada tanggal tersebut melalui call center. Hal ini, sesuai dengan prosedur dari penerbangan di Indonesia.

Ageng menambahkan, Citilink menyediakan opsi re-schedule (penjadwalan ulang) dan re-fund tiket penerbangan yang prosesnya dapat dilakukan dengan menghubungi call center Citilink Indonesia di 0804 1 080808 atau customer service Citilink di Bandara.

“Citilink akan semaksimal mungkin memberikan layanan informasi dan petunjuk kepada calon penumpang terkait adanya penyesuaian jadwal karena alasan kepadatan aktivitas ini,” imbuhnya.

Selain penyesuaian, ada beberapa rute yang kemungkinan akan mengalami perubahan atau reschedule akibat rotasi dan penyesuaian ini diantaranya penerbangan dengan tujuan Padang, Solo, Semarang, Palembang, Surabaya, Yogyakarta, dan Malang.

Sebelumnya, sejumlah penumpang maskapai penerbangan Citilink Indonesia, Jumat (21/4/2017), meluapkan kekesalananya karena adanya pembatalan penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta ke sejumlah kota seperti, Semarang, Solo, Yogyakarta dan Malang. (ray).