Angkasa Pura 2

Kapal Tanker Meledak Di Ambon, Nakhoda & Teknisi Wafat

DermagaMinggu, 23 April 2017
images(5)

AMBON (BeritaTrans.com) – Satu ledakan keras terjadi dari dalam kapal Tanker Layar Samudera yang sedang berlabuh di Teluk Ambon, Jumat (21/4/2017).

Ledakan yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIT itu menyebabkan dua kru kapal dan seorang pekerja di kapal tersebut mengalami luka bakar serius.

Kapolsek Teluk Ambon, Iptu Megawati Sriyani Marwanaya kepada wartawan mengatakan, saat ini ketiga korban telah dievakuasi dari dalam kapal dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Dua korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit Dokter Haulussy Ambon, Maluku, Sabtu (22/4/2017).

Kedua korban meninggal itu adalah Beni Sarbini (45) yang merupakan kapten kapal dan Yayat Hidayat (35), seorang teknisi. Keduanya meninggal dunia setelah mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh. Saat ini jenazah kedua korban masih berada di rumah sakit.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, Beni Sarbini adalah warga Jakarta dan Yayat Hidayat warga Jawa Barat.

Rencananya pada Minggu ini kedua jenazah akan segera dipulangkan ke daerah asal mereka.

“Dua korban yang sempat dirawat di RSUD Dokter Haulussy Ambon telah meninggal dunia. Satunya meninggal pagi dan satunya siang tadi,”kata Kepala Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Sucahyo Hadi, kepada waratwan di Ambon, Sabtu (22/4/2017) sore.

Penyebab insiden ledakan itu kata Sucahyo masih terus diselidiki polisi. Dia juga mengatakan bahwa penanganan kasus tersebut kini telah ditangani oleh Direktorat Polair Polda Maluku.

”Kasusnya telah ditangani Ditpolair, yang jelas masih dalam penyelidikan,”kata dia.

Secara terpisah, Kepala Bagian Humas Polda Maluku, AKBP Richard Tatuh mengatakan, hingga saat ini sudah enam orang yang dimintai keterangannya terkait kasus tersebut. Meski begitu dia belum dapat menjelaskan secara detil penyebab ledakan di kapal tersebut.

Para korban luka yang hingga kini masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Ambon berjumlah lima orang. (della).

Sumber dan foto: kompas.com

loading...