Angkasa Pura 2

Angkut 1.000 Ton Beras Bantuan ACT, Kapal Diberangkatkan Dari Pelabuhan Tanjung Perak Sabtu

DermagaJumat, 28 April 2017
images-2

SURABAYA (BeritaTrans.com) – Kapal pembawa bantuan pangan berupa 1.000 ton beras bagi korban kelaparan di Afrika akan berangkat besok, Sabtu (29/4). Kapal akan diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Kepada kumparan (kumparan.com), Jumat (28/4), pihak ACT mengatakan acara seremonial pelepasan kapal bantuan ACT akan digelar siang atau sore Sabtu besok.

Wakil Presiden Jusuf Kalla yang awalnya akan melepas kapal tersebut berhalangan hadir, akan digantikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Selama sepekan terakhir, puluhan kontainer mengantarkan 1.000 ton beras dari lumbung-lumbung di Cepu dan Bojonegoro ke Tanjung Perak. Ahyudin, Presiden Aksi Cepat Tanggap mengatakan, beras yang dikirim adalah beras yang baru dipanen sehingga berkualitas sangat bagus.

Mengutip situs resmi ACT, total beras-beras itu akan diangkut dengan 40 buah kontainer berkapasitas masing-masing 25 ton. Rencananya perjalanan akan memakan waktu satu bulan, kapal tiba di pelabuhan Mogadishu pada 29 Mei mendatang.

Beras ini nantinya akan diantarkan ACT ke negara-negara yang tengah dilanda bencana kelaparan, seperti Somalia, Sudan Selatan, Yaman dan Nigeria. ACT menargetkan pengiriman hingga 25 ribu ton beras bagi 1 juta kepala keluarga.

Diperkirakan ada 6,2 juta jiwa yang kelaparan di Somalia, di Sudan ada 4,9 juta orang, Nigeria 5,1 juta, dan Yaman 7,3 juta. Kelaparan di negara-negara Afrika ini terjadi akibat kemarau berkepanjangan dan konflik. Jika tidak segera diatasi, dikhawatirkan ratusan ribu orang akan tewas kelaparan. (lia).