Angkasa Pura 2

STTD Upayakan Ujian Ulang SKD Calon Peserta Program Pembibitan

SDMJumat, 28 April 2017
Sigit dan nurhadi

BEKASI (BeritaTrans.com) – Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi akan mengupayakan tes ulang atau her bagi calon peserta program pembibitan dari berbagai daerah tahun 2017. Dengan begitu, diharapkan bisa menjaring calon taruna yang terbaik sesuai kuota yang disiapkan.

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon peserta pembibitan yang dilaksakan Selasa (25/4/2017) di berbagai Kantor Puat dan Regional BKN hanya lulus 211 orang atau sekitar 27% dari total peserta yang mendaftar dan ikut SKD.

“Kita akan mengupayakan bisa ujian ulang. Calon peserta program pembibitan yang belum lulus SKD bisa dilajukan tes ulang atau her. Tapi pihak STTD masih akan mengurus izin dan persetujuan dari pimpinan termasuk Kementerian PAN dan RB,” kata Kepala STTD Bekasi Sigit Irfansyah, ATD, M.Sc kepada Beritatrans.com di Bekasi, Kamis (27/4/2017) petang.

“Sementara, SKD menganut sistem gugur. Para peserta yang tidak lolos tak bisa mengikuti tahapan Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) BPSDM Perhubungan yang berikutnya,” jelas dia.

Menurutnya, STTD mendapatkan kota untuk menerima taruna program pembibitan dari seluruh Indonesia sebanyak 165 orang. Mereka itu disaring dari 71 Pemkab/Pemkot dan Pemprov di Indonesia yang sudah menjalin kerja sama diklat dengan STTD Bekasi.

“Pihak STTD ingin mendapatan peserta seleksi awalnya ini minimal 200% dari kuota program pembibitan tahun 2017 sebesar 165 orang. Sementara, hasil SKD kemarin hanya lulus 211 orang,” papar Sigit Irfansyah lagi.

Jumlah itu belum ideal karena mereka masih akan ikut penyaringan tahap selanjutnya. “Peserta program pembibitan setelah lulus SKD masih harus menjalani penyaringan tahap berikutnya. Mereka adalah Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Kesehatan dan Kesamaptaan, Tes Wawancara serta Tes Pemantauan Akhir,” terang Sigit.

Dia menambahkan, dalam proses Sipencatar 2017 ini yang paling sulit adalah seleksi untuk taruna program pembibitan. STTD mendapatkan kuota dari Kementerian PAN dan reformasi Birokrasi sebesar 165 orang.

“Sementara, STTD sudah menjadi kerja sama diklat dengan 71 Pemda. Mereka itulah yang harus diseleksi ekstra ketat,” tukas Sigit didampingi Kabag Administrasi Akademik dan Ketaryunaan STTD Drs. Muh Nurhadi, MM. MT.

Sementara, total taruna baru yang akan diterima STTD tahun ajaran 2017/2018 hanya 210 orang. Dari jumlah tersebut, ada 165 taruna program pembibitan. “Untuk seleksi taruna reguler di STTD relatif muda. Sejauh ini peminat cukup banyak dan pendataran sudah lebih dari cukup dibandingkan jumlah kursi yang tersedia,” tegas Sigit.(helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari