Angkasa Pura 2

Transformasi Rangkaian 12 Kereta KRL Terus Digenjot KCJ

EmplasemenRabu, 10 Mei 2017
IMG-20170217-WA0033

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Tingkatkan layanan dan kapasitas bagi pengguna jasa kereta rel listrik (KRL), PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) genjot transformasi rangkaian menjadi 12 kereta per set.

“Sejak awal 2016 KCJ mulai menjalankan program perpanjangan rangkaian dengan mengoperasikan KRL yang memiliki formasi 12 kereta (SF12) per rangkaian. Sejalan dengan itu rangkaian KRL dengan formasi delapan kereta (SF 8) terus dikurangi dengan merangkai ulang sejumlah KRL yang terdiri dari 8 kereta menjadi rangkaian dengan formasi 12 kereta dan 10 kereta,” jelas Direktur Utama PT KCJ Muhammad Nurul Fadhila dalam keterangan resmi, Rabu (10/5/2017)

Dari program perpanjangan KRL yang telah dilaksanakan sejak akhir tahun 2015, kata Fadhil, hingga kini pihaknya telah mengoperasikan 18 rangkaian armada KRL terdiri dari 12 kereta (SF 12) dan 31 armada KRL terdiri dari 10 kereta (SF 10) per rangkaian.

“Inovasi di sisi sarana KRL juga dilengkapi dengan perbaikan metode perawatan dan program pengadaan suku cadang,” tutur dia.

Sedangkan untuk fasilitas pelayanan, lanjutnya, PT KCJ bersama PT KAI terus menambah dan memperbaiki fasilitas umum yang ada di stasiun seperti pembangunan toilet, Musholla dan pos kesehatan.

Selain itu, dengan mengedepankan prinsip keselamatan, keamanan dan kenyamanan alur penumpang di stasiun juga dibenahi melalui perpanjangan peron, perluasan hall stasiun, pembangunan jembatan penyebrangan di Stasiun Tanah Abang yang telah dioperasikan sejak awal april serta pembangunan underpass di enam stasiun.

“Pembangunan underpass penyeberangan orang itu di Stasiun Tebet, Cilebut, Bojonggede, Citayam, Pondok Ranji dan Sudimara yang masih dalam proses penyelesaian pekerjaan,” kata Fadhil. (omy)

loading...