Angkasa Pura 2

CAAIP/STIP: Bekerja Dulu Terus Belajar Untuk Tingkatkan Daya Saing Sebagai Pelaut

SDMJumat, 12 Mei 2017
Capt. Johny Lengkong

JAKARTA (Beritatrans.com) – Pengurus teras Corp Alumni AIP/STIP Jakarta Capt. Johny Lengkong menyarankan  perwira pelaut baru khususnya dari Nautika dan Teknika untuk tidak terlalu pilih-pilih kapal dahulu. Apalagi hanya karena alasan gaji kecil karena semua itu  justru akan menjadi kendala bagi pelaut itu sendiri.

“Terima dulu dan ambil peluang yang ada. Sambil berlayar dan mengumpulkan uang, terus sekolah lagi untuk mengambil ATN-II atau AtT-II. Bekerja dan belajar dulu untuk meningkatkan daya saing sebagai pelaut, baru mencari perusahaan yang lebih baik serta tawaran tinggi. Mereka tentu akan memilih pelaut mempunyai pengalaman yang cukup baik,” kata Capt, Johny  dalam perbincangan dengan Beritatrans.com di Jakarta, kemarin.

Sebagai pelaut senior dan pengurus CAAIP/STIP Capt. Johny mengaku prihatin kalau sampai kini masih banyak perwira pelaut termasuk alumni STIP Jakarta yang belum bekerja.

Para perwira pelaut, hendaknya bisa berfikir positif, kreatif dan bisa menentukan pilihan yang tepat. “Masih lebih baik bekerja meski belum sesuai harapan jika dibandingkana terus menganggur tanpa pekerjaan yang jelas,” jelas Capt. Johny.

Mantan nakhoda kapal tanker di PT Pertamina itu menambahkan, menjadi pelaut tangguh butuh usaha dan perjuangan keras. Mereka harus melewati proses seleksi yang berat dan berliku, juga harus mempunyai pengetahuan dan ketrampilan memadahi, serta didukung penguasaan Bahasa Inggris yang bagus.

“Perusahaan pelayaran ternama dunia, pasti akan melihat rekam jejak dan ijazah dari setiap pelamar yang masuk. Jika kita memiliki pengalaman yang cukup, didukung kemampuan dan ijazah yang memadahi, tentu akan memiliki nilai tambah tersendiri,” papar Capt. Johny.

Peluang seperti ini, tambah dia  yang seharusnya dikejar dan dilakukan para perwira pelaut terutama dari STIP Jakarta. “Di era persaingan global, kemampuan dan profesional setiap pelaut yang akan menentukan. Pelaut yanag berkualitas, gigih dan siap bekerja keras tentu akan diterima di perusahaan,” tandas putra Manado tersebut.(helmi)