Angkasa Pura 2

Penggunaan Pelampung Dukung Keselamatan Angkutan Sungai dan Danau

Dermaga KoridorJumat, 12 Mei 2017
IMG_20170512_173102

IMG-20170511-WA0011

JAMBI (BeritaTrans.com) – Penggunaan pelampung pada angkutan sungai dan danau mendukung keselamatan. Kementerian Perhubungan (Kemhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat membagikan 200 jaket pelampung kepada operator kapal, di Jambi pada Rabu (10/5/2017).

Direktur Lalu Lintas Ditjen Perhubungan Darat Pandu Yunianto mengungkapkan, angkutan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP) sangat diperlukan sebagai sarana untuk meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.

“ASDP memberikan aksebilitas yang lebih baik, sehingga dapat mengakomodasi peningkatan kebutuhan mobilitas penduduk melalui jaringan transportasi darat yang terputus di perairan antar-pulau, sepanjang daerah aliran sungai dan danau, serta berfungsi melayani transportasi yang menjangkau daerah terpencil dan daerah pedalaman,” jelas Pandu dalam keterangan resmi yang diterima BeritaTrans.com, Jumat (12/5/2017).

Selain menyerahkan jaket pelampung, Ditjen Perhubungan Darat juga memberikan bimbingan teknis terkoordinasi dengan instansi yang terlibat terhadap peningkatan keselamatan dalam berlalu lintas di sungai dan danau.

“Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, kelancaran operasional dan keselamatan Lalu Lintas Angkutan Sungai dan Danau, serta memberikan pengetahuan kepada para operator akan pentingnya perlengkapan keselamatan angkutan sungai dan danau,” ujarnya.

Pandu mengatakan, keselamatan merupakan suatu kebutuhan yang harus diwujudkan dalam penyelenggaraan transportasi khususnya angkutan sungai dan danau, sehingga perlu senantiasa berupaya meningkatkan keselamatan transportasi secara terus-menerus.

“Terjadinya kecelakaan angkutan sungai dan danau pada umumnya diakibatkan oleh faktor kelalaian manusia, di samping aspek teknis, faktor alam seperti adanya gangguan alur sungai dan lain-lain,” ucap Pandu.

Tentu saja, kata dia, hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama untuk mencegah dan menekan angka kecelakaan lalu lintas dan angkutan sungai dan danau menjadi sekecil mungkin hingga tidak ada sama sekali. (omy)