Angkasa Pura 2

Kapal Ro Ro Mutiara Barat Siap Hadapi Angkutan Lebaran 2017/1438 H

DermagaSenin, 15 Mei 2017
IMG_20170515_181520

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Operator kapal Ro-Ro rute Pelabuhan Tanjung Priok-Panjang, Lampung, KM Mutiara Barat milik maskapai pelayaran PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) mengaku telah siap menghadapi masa Angkutan Lebaran 2017/1438 H.

Demikian disampaikan Nakhoda KM Mutiara Barat, Agustinus Toding kepada tim marine inspector Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1, Panjang, Lampung saat melakukan ramp check terhadap kapal tersebut, hari ini, Senin (15/5/2017).

IMG_20170515_164840

Kepada tim marine inspector yang dipimpin oleh Kepala Bagian Organisasi dan Humas Ditjen Hubla Lollan A.S Panjaitan tersebut Agustinus menjelaskan bahwa berbagai peralatan keselamatan pelayaran yang terdapat di kapal berbobot 5000 GT tersebut dalam kondisi baik dan selalu diperiksa secara berkala, baik dilakukan secara internal maupun oleh petugas marine inspector KSOP setiap kali kapal sandar di pelabuhan.

Namun Agustinus mengakui, dalam jangka waktu satu bulan ini pihaknya belum melakukan latihan dan uji coba alat-alat keselamatan pelayaran sebagaimana diamanatkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut A Tonny Budiono.

IMG_20170515_164656

“Nanti harus latihan dan uji coba alat-alat keselamatam secara rutin ya. Jangan sampai tidak dilakukan apalagi menjelang musim angkutan lebaran seperti sekarang,” kata Lollan yang didampingi oleh Kabid Status Hukum dan Sertifikasi KSOP Panjang Usman Effendi.

Berdasarkan laporan dari hasil pemeriksaan tim inspector, Lollan menyampaikan bahwa secara umum kondisi KM Mutiara Barat dalam keadaan baik dan layak berlayar.

IMG_20170515_170312

“Ada beberapa yang harus ditingkatkan seperti penyejuk udara di ruang penumpang ekonomi masih ada yang kurang sejuk. Tapi secara umum bagus,” ujarnya.

Untuk kabin penumpang yang secara total dapat menampung sekitar 400 orang tersebut dibagi menjadi tiga kelas yaitu VIP, bisnis, dan ekonomi. Harga tiket antara Rp35 ribu hingga Rp55 ribu.

Sedangkan tarif sepeda Rp90 ribu, sepeda motor Rp115 ribu, mobil penumpang jenis jeep dan sedan Rp445 ribu, truk besar Rp1,2 juta, dan tronton Rp1,7 juta.

IMG_20170515_181809

Menurut Agustinus, load factor kapal jenis Roll On Roll Of (Ro Ro) tersebut cukup bagus. Dari total kapasitas 120 truk campuran, rata-rata selalu terisi 100 truk di setiap tripnya.

“Hanya untuk penumpang orang masih sedikit. Dari kapasitas 400 orang rata-rata terisi 40 orang yang khusus penumpang atau selain sopir dan kondektur,” ujarnya. (aliy)