Angkasa Pura 2

Menhub Promosikan Pemanduan Selat Malaka dan Kuala Tanjung di Singapura

DermagaSelasa, 16 Mei 2017
IMG-20170516-WA0025

SINGAPURA (BeritaTrans.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkunjung ke Singapura untuk mempromosikan Pemanduan di Selat Malaka dan Selat Singapura kepada para stakeholder, yaitu perusahaan pelayaran dan operator pelabuhan.

“Saya telah meminta pak Dubes Singapura mengundang stakeholders, perusahaan pelayaran dan operator pelabuhan untuk hadir di Kedutaan Besar RI di Singapura. Kita ingin mempromosikan pelayanan jasa pemanduan di Selat Malaka dan Selat Singapura,” ujar Menhub Budi.

Menurut dia, dengan adanya pemanduan di Selat Malaka dan Selat Singapura maka bisa digunakan sebagai sarana untuk mempromosikan pelabuhan Kuala Tanjung.

“Para pandu yang melaksanakan tugas di kapal-kapal asing dapat dibekali pengetahuan tentang Kuala Tanjung, sehingga bisa sekaligus mempromosikan kepada para nakhoda agar nantinya dapat menggunakan Kuala Tanjung sebagai pelabuhan sandar,” ujar Menhub Budi.

Di depan para stakeholders yang hadir, dia memaparkan proyek pembangunan pelabuhan Kuala Tanjung dan Pemanduan Di Selat Malaka dan Selat Singapura.

Menhub Budi menyampaikan agar para stakeholders dapat memanfaatkan jasa pemanduan Selat Malaka dan Singapura yang disediakan Pelindo I.

Jasa pemanduan yang disediakan Pelindo 1 adalah Iyu Kecil – Nongsa (70 NM), Horsburgh – One Fanthom Bank (260 NM), Horsburgh – Dumai (220 NM), Horsburgh – Pulau Berhala (425 NM),
Horsburgh – Lhokseumawe (540 NM), Horsburgh – Pulau Sabang (680 NM) dan sebaliknya.

General Manager Pelindo 1 Batam Herry Ams mengemukan, saat ini sudah ada satu perusahaan pelayaran anak usaha BUMN yang telah memanfaatkan jasa pemanduan dari Pelindo 1 untuk jalur Horsburgh – Lhokseumawe pp.

“Tarif Horsburgh – Lhokseumawe sebesar 15.000 USD, kalau pp menjadi 30.000 USD,” katanya. (omy)