Angkasa Pura 2

Terminal Tipe A Cikampek Butuh Perbaikan Segera

Koridor LitbangRabu, 17 Mei 2017
IMG_20170516_172116

JAKARTA (beritatrans.com) – Kondisi Terminal Cikampek, Kabupaten Karawang sungguh memprihatinkan. Padahal terminal ini adalah salah satu dari 143 terminal yang dikategorikan sebagai Terminal Tipe A dan pengelolaannya dilimpahkan ke pemerintah pusat, yakni Kementerian Perhubungan.

Berdasarkan pantauan beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans, kondisi Terminal Tipe A Cikampek ini kelihatannya sangat butuh perbaikan segera. Pasalnya dilihat dari berbagai aspek, terutama dari aspek bangunan fisik, terminal ini sepertinya masih sangat jauh memenuhi syarat masuk kategori Terminal A. Satu-satunya aspek yang dapat dianggap memenuhi syarat adalah terminal ini sudah melayani trayek angkutan umum Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

IMG_20170517_115256

Beritatrans melakukan pemantauan bersama Tim Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Perhubungan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Program dan Evaluasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Darat dan Perkeretaapian Badan Litbang Perhubungan Ir. Felix Iryantomo, serta dua pakar transportasi darat yaitu masing-masing dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Dharmaningtyas dan dari Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, Semarang, Jawa Tengah, Djoko Setijowarno.

Menurut Kepala Terminal Tipe A Cikampek, Melli Yulianawati, sejak pengelolaan terminal ini dilimpahkan ke pemerintah pusat, pihaknya telah mengajukan usulan perbaikan beberapa fasilitas terminal ke Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

IMG_20170516_164626

“Yang sangat mendesak diperbaiki terutama fasilitas shelter dan ruang tunggu penumpang,” kata Melli.

Tetapi sebetulnya, bila dilihat dari kondisi yang ada, Terminal Cikampek ini perlu segera renovasi total agar sesuai dengan persyaratan yang ditentukan oleh regulasi.

IMG_20170517_115417

Selain itu, kondisi jalan untuk akses masuk dan keluar terminal pun harus mendapat perhatian serius. Sebab, kondisi saat ini, jalan yang seharusnya menjadi akses lalu lalang angkutan umum dan penumpang itu sebagian besar sudah dikooptasi oleh para pedagang kaki lima. Bahkan trotoar persis di depan terminal pun dipenuhi oleh pedagang kaki lima.

“Khusus para pedagang kaki lima yang persis di depan terminal akan dihilangkan setelah lebaran nanti. Itu janji pemerintah daerah ke kami,” kata Melli.

IMG_20170517_115524

Melli memang sangat berharap segera mendapat perhatian dari pemerintah pusat dan daerah untuk bersama-sama membenahi kondisi Terminal Cikampek.

“Secara internal, kami sudah membuat berbagai kebijakan yang sesuai arahan dari pusat,” ujarnya.

Beberapa kebijakan yang saat ini Melli terapkan diantaranya adalah tidak lagi memungut retribusi apa pun kepada angkutan umum dan para pedagang di terminal karena masih menunggu aturan dari pemerintah pusat.

IMG_20170517_120400

“Sejak terminal ini berubah status menjadi Terminal Tipe A, kami tidak melakukan pemungutan retribusi apapun. Kabarnya aturan soal itu masih di bahas di pusat,” katanya.

Sebagai catatan, pengelolaan Terminal Tipe A oleh pemerintah pusat sesuai dengan amanat Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1993, terminal penumpang diklasifikasikan menjadi 3 tipe terminal.

IMG-20170516-WA0081

Terminal penumpang Tipe A berfungsi melayani kendaraan penumpang umum untuk angkutan antar kota antar propinsi (AKAP), dan angkutan lintas batas antar negara, angkutan antar kota dalam propinasi (AKDP), angkutan kota (AK) serta angkutan pedesaan (ADES).

Kedua, Terminal penumpang Tipe B yaitu terminal yang berfungsi melayani kendaraan penumpang umum untuk angkutan antar kota dalam propinasi (AKDP), angkutan kota (AK) serta angkutan pedesaan (ADES).

IMG-20170516-WA0087

Ketiga, Terminal penumpang Tipe C, yaitu yang berfungsi melayani kendaraan penumpang umum untuk angkutan pedesaan (ADES). (aliy)