Angkasa Pura 2

Dirjen Tonny Ingatkan Peningkatan Pengawasan Objek Vital di Lingkungan Perhubungan Laut

DermagaKamis, 18 Mei 2017
IMG_20170518_114447

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, A. Tonny Budiono mengingatkan agar dilakukan peningkatan pengawasan dan penjagaan pada objek-objek vital yang berada di lingkungan Ditjen Hubla.

Peringatan itu disampaikan melalui Surat Edaran Nomor UM.003/38/19/DJPL-17 tertanggal 15 Mei 2017 yang ditujukan untuk seluruh Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan, dan Kepala Kantor Pelabuhan Batam.

“Semuanya agar meningkatkan koordinasi dengan seluruh instansi terkait pengamanan khususnya Polri dan TNI guna merumuskan langkah antisipatif, pencegahan dan penanggulangan kegiatan demonstrasi/unjuk rasa di pelabuhan,” tegas Tonny di Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Langkah itu menurut Tonny, merupakan sikap preventif, melihat adanya insiden sekelompok orang yang melakukan demonstrasi/unjuk rasa di objek vital nasional yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta jajarannya untuk menjaga dan mengamankan objek vital dari kegiatan demonstrasi/unjuk rasa di lingkungan Kementerian Perhubungan serta berkoordinasi dengan TNI maupun Polri.

“Saya minta seluruh jajaran untuk mengantisipasi dan tidak memberikan izin kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan di dalam pelabuhan,” tutur dia.

Seperti diketahui bersama, pelabuhan merupakan salah satu objek vital nasional yang harus steril oleh kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan seperti demonstrasi/unjuk rasa, pawai, rapat umum, dan mimbar bebas.

“Sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dan Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Objek Vital Nasional,” kata dia. (omy)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari