Angkasa Pura 2

Kapolri Geram Taruna Akpol Tewas Dengan Luka Lebam

Aksi Polisi SDMKamis, 18 Mei 2017
images-34

SEMARANG (BeritaTrans.com) – Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta Gubernur Akademi Kepolisian Irjen Anas Yusuf menindaklanjuti kematian taruna Akpol inisial MA. Korban diduga dianiaya oleh seniornya.

“Saya sudah hubungi Gubernur Akpol. Selain korban dibantu juga, lakukan tindakan tegas kepada taruna yang terlibat, saya minta untuk dipidanakan,” kata Tito di PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (18/5).

Tito juga sudah menginstruksikan kepada Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono untuk tidak sungkan memproses pidana jika terbukti ada unsur penganiayaan.

“Saya minta Propam turun ke sana untuk melihat sampai sejauh mana lembaga Akpol menghentikan budaya kekerasan pemukulan senior-junior,” kata dia.

Pascainsiden tewasnya MA, Tito bakal mengevaluasi pengasuh-pengasuh di lingkungan Akpol. Pasalnya, budaya kekerasan dalam Akpol terus berkelanjutan.

“Nanti saya kira juga akan kami evaluasi pengasuh-pengasuh yang ada di situ. Kenapa budaya itu enggak juga berhenti. Padahal perintah saya sudah jelas,” kata Tito.

Sebelumnya diberitakan seorang taruna tingkat II Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang berinisial MA, meninggal dunia pada Kamis (18/5) sekitar pukul 02.45.

Diduga, dia tewas setelah dikeroyok oleh kakak kelasnya. Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Djarod Padakova membenarkan hal tersebut. Saat ini, kata dia, pihaknya tengah menyelidikinya.

“Ya tadi pagi penyelidik Polda menerima laporan adanya taruna tingkat II meninggal dunia atas nama MA sekitar pukul 02.45 di Rumah Sakit Akpol,” kata Djarod kepada JPNN.com.

Dia menambahkan, pihaknya tengah melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi pun sudah diperiksa terkait insiden ini. “Saat ini sedang memeriksa saksi sekitar 21 saksi,” kata dia.

Korban, kata dia, diduga dianiaya oleh taruna tingkat III. Sejumlah luka benda tumpul terlihat di sekujur tubuh korban.

“Korban memang ditemukan luka lebam di dada dan jari. Saat ini masih dilakukan autopsi untuk mengetahui sebab kematiannya,” tandas dia.