Angkasa Pura 2

KSOP Gresik & Disnav Surabaya Gelar Sosialisasi Master Cable

DermagaKamis, 18 Mei 2017
2017-05-18 19.24.08

2017-05-18 19.25.41

GRESIK (BeritaTrans.com) – Direktorat Kenavigasian Ditjen Perhubungan Laut, Kantor Distrik Navigasi (Disnav) Kelas I Surabaya bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik menggelar sosialisasi tentang master cable, Kamis (18/5/2017).

“Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan No. 26 tahun 2011 tentang Telekomunikasi Pelayaran bahwa kapal di bawah 300 GT yang tidak memiliki AIS wajib melaksanakan master cable,” jelas Kepala KSOP Gresik Capt. AKBP Hermanta, SH, MH, M.Mar, Kamis (18/5/2017).

Sosialisasi di Pelabuhan Gresik, Jawa Timur, ini merupakan tindak lanjut dari upaya menegakkan regulasi Kementerian Perhubungan dalam rangka menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran, serta menjaga lingkungan maritim.

“Sesuai dengan perintah Bapak Menteri Perhubungan dan Bapak Dirjen Perhubungan Laut, maka sosialisasi regulasi mengenai master cable ini kami gelar,” jelasnya.

Sosialisasi dihadiri oleh pejabat UPP Berondong, UPP Bawean, Dishub, Dinas Kelautan dan Perikanan, General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III cabang Gresik, DPC INSA, DPC Pelra, serta perwakilan pemilik kapal.

Master cable merupakan berita/kawat yang dikirim nakhoda kapal tentang perkiraan kedatangan kapal di pelabuhan. Berita itu berisi nama kapal, call sign, panjang dan lebar kapal, draft kapal, posisi kapal, pelabuhan tolak dan pelabuhan tujuan, jenis muatan yang dibawa, serta estimasi waktu kedatangan kapal.

Sedangkan AIS adalah sebuah sistem pelacakan otomatis digunakan pada kapal dan dengan pelayanan lalu lintas kapal (VTS) untuk mengidentifikasi dan menemukan kapal oleh elektronik pertukaran data dengan kapal lain di dekatnya, BTS AIS, dan satelit. (gus).