Angkasa Pura 2

PSO dan PFSO Harus Pastikan Sistem Keamanan Pelabuhan Berfungsi Baik

DermagaKamis, 18 Mei 2017
IMG20170518102248

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Untuk mengetahui dengan pasti bahwa sistem manajemen keamanan pelabuhan berfungsi dengan baik, Dirjen Perhubungan Laut A Tonny Budiono menginstruksikan kepada Port Security Officer (PSO) dan Port Facility Security Officer (PFSO) setempat untuk mengontrolnya.

Dirjen Hubla juga meminta kepada jajaran Ditjen Perhubungan Laut untuk melakukan sosialisasi kepada stakeholder tentang ketentuan-ketentuan dalam UU no 9/1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Buat papan pengumuman di tempat yang mudah terlihat di sekitar pelabuhan yang menginformasikan bahwa pelabuhan adalah objek vital dan daerah terlarang untuk kegiatan demonstrasi/unjuk rasa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang,” jelas Tonny di Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Ditjen Hubla, lanjut Tonny, senantiasa berkomitmen untuk selalu meningkatkan pengawasan dan penjagaan serta tegas dalam menegakkan aturan khususnya pelarangan terhadap upaya-upaya untuk mengganggu keamanan dan ketertiban serta kelancaran kegiatan kepelabuhanan di seluruh pelabuhan di Indonesia.

“Ketegasan penegakan aturan merupakan wujud kehadiran negara untuk melindungi segenap kepentingan negara dan bangsa serta masyarakat termasuk melindungi kelancaran operasional di pelabuhan yang merupakan salah satu urat nadi perekonomian nasional,” ujar Tonny. (omy)