Angkasa Pura 2

Universal Studio Di Orlando Hadirkan Wahana Gunung Krakatau

DestinasiKamis, 18 Mei 2017
images-10

images-15

ORLANDO (BeritaTrans.com) – Resor Universal Studio Orlando, Amerika Serikat, bakal membuka taman bermain ke-tiga mereka pada 25 Mei mendatang. Yang menarik, ‘Gunung Krakatau’ menjadi salah satu wahana permainan di sana.

Dilansir dari Travel and Leisure pada Rabu (17/5), taman bermain terbaru Universal Studio yang dinamakan Volcano Bay ini berkonsep permainan air, dengan tema alam gunung berapi.

Taman bermain Volcano Bay merupakan pengganti dari taman bermain Wet ‘n Wild Orlando, yang ditutup pada tahun lalu.

Di Volcano Bay, Gunung Krakatau menjadi inspirasi wahana permainan Krakatau Aqua Coaster, yang hampir mirip dengan wahana Niagara-Gara di Dunia Fantasi Taman Impian Jaya Ancol.

Dari gambar ilustrasi Volcano Bay, terlihat kalau wahana Krakatau Aqua Coaster menjadi ikon taman bermain itu, karena dibangun setinggi 60,69 meter.

“Pengunjung bisa merasakan kekuatan Krakatau dalam wahana yang menakjubkan ini. Dengan menumpang kano yang berkapasitas empat orang, pengunjung akan dibawa meluncur melalui berbagai tikungan di perut gunung yang berkabut sebelum meluncur bebas di air terjun,” tulis keterangan Universal Studio Orlando Resort dalam situs resminya.

Selain menjadi wahana permainan, Krakatau Aqua Coaster juga bakal menjadi pemandangan unik di sana, karena mengalirkan air terjun di siang hari dan efek lava di malam hari.

Untuk bisa menikmati taman bermain Volcano Bay, pengunjung bisa membeli tiket seharga mulai dari US$67 (sekitar Rp892 ribuan).

Gunung Krakatau memang menjadi salah satu gunung berapi yang menjadi legenda di dunia.

Disebut Krakatoa dalam bahasa Inggris, gunung yang berada di Selat Sunda ini meletus dengan dahsyat pada Agustus 1883. Suara letusannya terdengar jelas sampai Australia.

Letusan tersebut mengakibatkan awan panas dan tsunami yang menewaskan 36 ribu orang.

Setelah meletus, penjuru dunia merasakan gelap selama dua setengah hari, akibat debu vulkanisnya yang menutupi atmosfer.

Penduduk di Norwegia dan New York juga sempat melihat debu vulkanis di langit mereka selama beberapa hari.

Para peneliti memperkirakan kalau daya ledak Gunung Krakatau mencapai 30 kali bom atom yang diledakkan di Hirosima dan Nagasaki, Jepang, pada Perang Dunia II.