Angkasa Pura 2

Din Syamsudin: Asia Timur Menjadi Pusat Grativias Ekonomi Dunia

Another News Ekonomi & BisnisSabtu, 20 Mei 2017
IMG-20170520-WA0113

BEIJING (Beritatrans.com) – Asia Timur dewasa ini tumbuh berkembang sebagai kawasan pertumbuhan. Pusat gravitas ekonomi dunia tengah bergeser ke Asia Timur membawa konsekuensi-konsekuensi seperti seperti pertumbuhan ekonomi selainnya munculnya masyarakat sekuler, materialistik, dan individualistik.

Demikian disampaikan Din Syamsuddin sebagai Presiden Konperensi Asia Agama-agama untuk Perdamaian (Asian Conference of Religions for Peace atau ACRP) dalam siaran pers kepada Beritatrans.com di Jakarta, Sabtu (20/5/2017).

Prof. Din Syamsudin memimpin Delegasi Tokoh Lintas Agama se Asia menemui tokoh China, Mr.Yu Zhengsheng, Chairman of China’s Political Consultative Conference (CPPCC), di kantornya di Beijing, Jumat.

Agama-agama yang ada, menurut Din, harus tampil dgn misi profetik, yakni mendorong dan mengarahkan perubahan ke arah yang positif. Khusus tentang kebangkitan China, Din Syamsuddin mengharapkan kebangkitan itu terjadi dalam wawaaan regional Asia Timur, dan membawa manfaat bagi negara-negara di kawasan.

Dalam hal ini Visi One Belt One Road, menurut Din, diharapkan terrealisasi secara luas, yakni bukan hanya untuk kepentingan RRT, tapi untuk kemaslahatan kawasan bahkan dunia secara keseluruhan.

Sementara, Mr. Zhengsheng memberi tanggapan positif terhadap pernyataan Din Syamsuddin, dan memastikan bahwa RRT tidak berpretensi untuk menguasasi dan memimpin dunia, tapi untuk bangkit dan maju bersama.

IMG-20170520-WA0116

Bertemua CIA

Sidang ACRP berlangsung di Beijing 20-21 Mei di Beijing Friendship Hotel, dibuka oleh Presiden ACRP Din Syamsuddin, yang dalam keberadaannya di Beijing, menyempat bertemu pimpinan China Islamic Association (CIA).

Kepada CIA Din Syamsuddin memberi 4 beasiswa kepada remaja Muslim RRT untuk belajar di Pesantren Modern Internasional Dea Malela di Sumbawa, NTB.

Din menambahkan Mr. Zhengsheng adalah “tokoh keempat berpengaruh” di Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Delegasi, terdiri 12 tokoh itu, datang mewakili 70 tokoh berbagai agama yang sedang bersidang di Beijing. Mereka bergabung dalam ACRP, sebuah gerakan keagamaan untuk perdamaian yg memiliki cabang di 22 negara Asia.

Presiden ACRP Din Syamsuddin, kepada Mr. Zhengsheng, menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah RRT atas dukungannya kepada ACRP dan kepada agama-agama di RRT seperti Buddha, Islam, Kristen, dan Taoisme, yang mengalami perkembangan signifikan.(helmi)