Angkasa Pura 2

Menhub: Cegah Kecelakaan, Kurangi Kecepatan Kendaraan!

KoridorMinggu, 21 Mei 2017
IMG-20170521-WA0011

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Hingga saat ini, salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas adalah tingginya kecepatan kendaraan. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta para pengemudi agar tidak berkecepatan tinggi dalam menjalankan kendaraannya.

“Kurangi kecepatan kendaraan, untuk mencegah terjadinya kecelakaan,” tegas Menhub ketika membuka Pekan Keselamatan Jalan Nasional Tahun 2017 di Terminal Bus Terpadu Pulogebang Jakarta, Minggu (21/5/2017).

Kali ini, Kemhub mengambil tema Pekan Keselamatan Nasional 2017 “Sayangi Nyawa Kurangi Kecepatan”. Selain itu juga dilakukan kompetisi # OmteloletOm# yang sudah masuk tahap akhir menjadi 12 bus peserta dari 22 PO.

“Keselamatan transportasi harus menjadi perhatian bersama, karena itu, semua stakeholder yang terlibat dalam transportasi harus berperan aktif dalam mensukseskan Pekan Keselamatan Nasional,” katanya.

Menhub merasa prihatin, dalam beberapa minggu ini banyak terjadi kecelakaan yang melibatkan bus wisata yang seharusnya bus tersebut tidak dioperasikan, karena tidak layak.

Menhub mengungkapkan, data dari Kepolisian, jumlah korban kecelakaan lalu lintas pada tahun 2016 mencapai 105 ribu jiwa dengan jumlah korban meninggal sebanyak 25 ribu jiwa. Sehingga jika dirata – rata setiap 1 jam ada 2 – 3 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

“Korban jiwa kecelakaan cukup tinggi.Karena itu, angka kecelakaan harus diturunkan,” tutur Menhub.

Sebagai tindak lanjut dari Pekan Keselamatan Jalan tahun 2017, Kemhub telah melaksanakan beberapa langkah nyata terkait permasalahan keselamatan lalu lintas jalan di Indonesia.

Terkait dengan pembatasan kecepatan diantaranya program Pembangunan ZoSS (Zona Selamat Sekolah), Program RASS (Rute Aman Selamat Sekolah), Program LRK (Lokasi Rawan Kecelakaan), Program Uji Coba Batas Kecepatan dan Inspeksi Kelaikan Jalan Kendaran Angkutan Umum.

“Inspeksi Kelaikan Jalan Kendaraan Angkutan Umum bertujuan untuk menjamin kelaikan jalan kendaraan atau sarana, kesiapan pengemudi, dan ketertiban administrasi sehingga tercapai keselamatan dalam pelayanan angkutan,” ungkapnya. (omy)

loading...