Angkasa Pura 2

Reaktivasi Rel Mati Perlu Skala Prioritas Dan Berdampak Luas

IMG-20170525-WA0095

JAKARTA (Beritatrans.com) – Proyek reaktivasi jalur ka mati itu juga butuh komitmen tinggi baik pejabat di pusat dan daerah serta BUMN. Tapi Pemerintah harus selektif dan ekstra hati-hati untuk mengeliminer dampak negatif yang ditimbulkan.

“Ada jalur yang perlu menjadi prioritas dan segera diaktifkan untuk menunjang operasi bandara baru, seperti jalur Bandung-Jatinangor hingga diteruskan ke Jawa Barat International Airport di Majalengka.

Demikian disampaikan Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno,ST, MT kepada Beritatrans.com di Jakarta, Jumat (26/5/2017).

Jalur lainnya, papar Djoko  adalah ruas antara Bandung-Ciwidey ( 41 km) untuk mengurai mengatasi kemacetan ke/dari Kota Bandung serta pengembangan wisata.

Kembangkan Pariwisata

Namun reaktivasi lintas Kedungjati-Tuntang, menurut Djoki juga  memikiki arti penting untuk pengembangan pariwisata Kawasan Borobudur dan destinasi wisata lain di Jawa Tengah.

“Tidak hanya itu, juga menambah kapasitas mobilitas Semarang-Magelang-Yogyakarta yang selama ini jalur jalan raya sudah cukup padat. Moda kereta api bisa menjadi solusi terbaik mengatasi masalah di Jawa Tengah ini,” tukas Djoko.(helmi)

loading...