Angkasa Pura 2

Pemudik Lebaran 2017/1438 H Bakal Memanfaatkan Ruas Tol Brexit – Grinsing

LitbangMinggu, 28 Mei 2017
IMG_20170518_202448

JAKARTA (beritatrans.com) – Pemudik Lebaran 2017/1438 H tampaknya bakal dapat menikmati jalan tol antara Brebes Timur atau Brexit hingga Grinsing, Weleri, Jawa Tengah sepanjang sekitar 145 kilometer.

Ruas tol ini merupakan bagian dari ruas tol Brebes – Tegal – Pemalang – Pekalongan – Batang – Kendal – Semarang, Jawa Tengah dengan panjang sekitar 177 kilometer yang sebelumnya direncanakan sudah dapat dimanfaatkan oleh para pemudik lebaran tahun ini. Sayangnya, ruas tol antara Grinsing, Weleri hingga Semarang tampaknya masih belum bisa selesai sesuai yang diharapkan.

“Meskipun demikian, bila ruas tol Brexit hingga Grinsing benar dapat difungsikan, setidaknya sudah dapat diharapkan untuk membantu mengurangi kepadatan lalu lintas jalur Pantai Utara (Pantura) antara Brebes hingga Semarang yang setiap kali musim angkutan lebaran selalu dipenuhi oleh kendaraan pemudik,” kata Arif Anwar, Kabid Pengembangan Teknologi dan Penunjang Penelitian, Pusat Penelitian dan Pengembangan Trasportasi Jalan dan Perkeretaapian, Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Perhubungan kepada beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans saat melakukan peninjauan kesiapan angkutan lebaran di Jalur Pantura, tanggal 17 – 19 Mei lalu.

IMG_20170518_202239

Berdasaarkan pemantauan Badan Litbang Perhubungan, ruas tol Brexit hingga Grinsing memang belum selesai sempurna. Artinya jalur tol tersebut masih dalam tahap pembangunan. Meskipun demikian, secara terbatas sudah dapat difungsikan yaitu dengan memanfaatkan satu jalur dengan dua lajur dengan total lebar sekitar 7 meter.

Dengan lebar yang sekitar 7 meter tersebut, jalan tol itu hanya dapat melayani arus kendaraan satu arah dengan 2 unit kendaraan beriringan, itu pun kendaraan dengan ukuran kecil yakni kendaraan golongan satu seperti sedan dan jeep, tidak termasuk kendaraan bus dan truk.

Tim pemantauan Badan Litbang Perhubungan yang dipimpin Arif Anwar melihat kesiapan rute tol antara Pemalang – Batang dan antara Batang – Kendal.

IMG_20170518_202518

Berdasarkan keterangan dari penanggung jawab teknis PT Pemalang – Batang Toll Road (PBTR), anak usaha PT Wijaya Karya, Indra Nur Kusuma kepada Tim Pemantauan Badan Litbang Perhubungan, rute yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 40 kilometer ini sudah selesai pada 31 Mei nanti.

“LC (Lean Concrete) terakhir ditargetkan selesai pada 10 Juni 2017, sehingga H-10 Lebaran diperkirakan sudah dapat difungsikan semuanya,” kata Indra.

Sedangkan pengawas proyek PT Jasa Marga Batang – Semarang (JMBS) Tama menjelaskan bahwa ruas tol antara Batang – Semarang kemungkinan besar yang sudah dapat dimanfaatkan untuk angkutan Lebaran 2017/1438 H baru dari Batang hingga Grinsing, Weleri sepanjang 38 kilometer. Sedangkan dari Grinsing hingga Semarang belum bisa dimanfaatkan karena ada beberapa bagian jalan yang masih belum tembus akibat persoalan pembebasan tanah yang belum selesai.

IMG_20170517_184102

Menurut Tama, proyek tol Batang – Semarang ini terbagi menjadi 5 seksi yaitu Seksi 1 Batang – Weleri, Seksi 2 Weleri – Kendal, Seksi 3 Kendal – Kaliwungu, Seksi 4 Kaliwungi – Krapyak, dan Seksi 5 Krapyak – Semarang.

Sebelumnya, Tim Pemantauan Bandan Litbang Perhubungan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Program dan Evaluasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Darat dan Perkeretaapian Ir. Felix Iryantomo meninjau kesiapan ruas tol Brexit hingga Pemalang dan ruas tol Semarang hingga Salatiga.

Berdasarkan pemantauan lapangan, ruas tol antara Brexit hingga Pemalang sudah dapat dikatakan siap difungsikan untuk melayani pemudik lebaran nanti. Meskipun di beberapa bagian ruas jalan masih ada beberapa kendala, tetapi diyakini pada H-10 sudah dapat berfungsi dengan baik.

IMG_20170523_171833

Beberapa kendala tersebut diantaranya adalah pembangunan beberapa jembatan dan masih ada sekitar 3 kilometer yang belum diberi lapisan cor dasar atau LC. Termasuk 1 rumah dan 1 mushola yang masih belum dapat dibebaskan, sehingga untuk sementara oleh pihak PT Pejagan – Pemalang Toll Road (PPTR) ruas tol yang terhalang oleh rumah tersebut disimpangkan ke sisi sebelah timur rumah yang belum berhasil dibebaskan tersebut. Sedangkan bangunan mushola untuk saat ini posisinya tidak terlalu menghalangi lajur utama jalan tol yang akan difungsikan, sehingga tidak terlalu menjadi kendala.(aliy)

IMG_20170528_204057