Angkasa Pura 2

BPSDM Perhubungan Siapkan Contingency Plan Untuk Sukseskan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2017

Taruna Posko Lebaran

JAKARTA (Beritatrans.com) – Kepala BPSDM Perhubungan Dr.Ir. Djoko Sasono mengaku siap berpartisipasi dan mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2017 mendatang. Penyelenggaraan arus mudik Lebaran 1438 H harus lebih baik dari sebelumnya.

“Kita siap mendukung dan sudah menyiapkan contingency plan. Saat dibutuhkan, kita siap turun ke lapangan membantu kelancaran arus mudik Lebaran 2017,” kata Djoko kepada Beritatrans.com di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, BPSDM Perhubungan hanya dalam posisi mendukung. Tapi, kita siap penuh untuk menyukseskan warga masyarakat yang akan merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman nanti.

“Seperti biasa, kita menyiapkan taruna-taruni dari berbagai matra untuk mendukung baik di posko pusat atau beberapa titik krusial terjadi kemacetan lalu lintas atau lonjakan penumpang saat arus puncak mudik 2017 nanti,” kata Djoko.

Seperti biasanya, di Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu di Kementerian Perhubungan, ada taruna-taruni STTD Bekasi yang diperbantukan disana. Taruna dari STPI Curug, diperbantukan di Posko Lebaran di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Banten.

Selain itu, taruna STTD Bekasi dan PKTJ Tegal akan diturunkan ke beberapa titik krusial kemacetan lalin di jalur pantura Jawa Barat dan Jawa Tengah. Jika dibutuhkan, mereka juga bisa dikerahkan ke jalur selatan Jawa.

Taruna Posko Stasiun

Untuk taruna moda KA seperti API Madiun juga diturunkan untuk membantu di Posko Lebaran di Stasiun KA terdekat. Seperti biasa, pada masa angkutan Lebaran semua moda transportasi mengalami lonjakan penumpang meski jumlahnya bervariasi.

Selain itu, taruna-taruni STIP Jakarta, PIP Semarang, Poltekpel Surabaya juga diperbantukan di pelabuhan terdekat seperti Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Emas Semarang dan Tanjung Perak Surabaya. Para taruna diturunkan untuk membantu melayani dan mengarahkan penumpang kapal laut terutama yang baru tiba dari luar Jawa.

Badan Litbang Perhubungan biasanya juga menggunakan jasa taruna STTD untuk melakukan survey lapangan pada saat arus mudik Lebaran. Mereka para taruna yang mencari dan mengumpulkan data di lapangan. Selanjutnya dikumpulkan dan dianalisa di Pusdatin Balitbanghub di Jakarta.(helmi)

loading...